refleksi

3:42:00 pm

Sudah lebih dari dua minggu ini saya kehilangan semangat, pulang ke rumah dengan sisa energi yang minim sekali, menghabiskan waktu dengan bermain bersama anak-anak sekedar untuk "menggugurkan" kewajiban, lalu ikut tertidur dijam yang sama dengan mereka. Kemudian setelah dua-tiga jam, saya bangun untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah, "mengejar" ketinggalan dan baru tidur (lagi) setelah adzan awal berkumandang. 

Awalnya saya merasa baik-baik saja dengan pola baru saya, toh selama ini, saya tetap mengerjakan kewajiban, memasak, menyiapkan keperluan Pagi dan Aksara, membacakan dongeng untuk mereka. Tapi suka atau tidak, alam bawah sadar berkata sebaliknya, pada akhirnya saya benar-benar sadar, saya butuh lebih dari sekedar tidur cukup, saya kelelahan, dan jika semua terus berlanjut, ini sama sekali tidak baik. 

Kalau boleh jujur, masa kuliah-bekerja seperti saat ini adalah masa-masa yang paling tidak ingin saya ulang dalam hidup. Kuliah sambil bekerja sama sekali bukan keputusan bijak, jika dihadapkan dengan pilihan seperti itu, please don't take it, just don't. Meskipun sejujurnya juga saya mengakui, ada banyak sekali pelajaran yang saya dapat selama hampir satu tahun belakangan ini, bukan cuma soal akademik, tapi kehidupan, hubungan pertemanan, manajemen waktu dan lainnya. 

Beberapa hari ini akhirnya saya melakukan refleksi diri, memang ada yang tidak seimbang, memang ada yang terlalu dipaksakan. Bersyukur ditengah "badai" seperti ini, Pak Ery yang sedikit bicara itu seperti paham sekali saya tidak sedang dalam kondisi baik. Kadang ia membuatkan saya secangkir latte, sering ia menemani saya mengerjakan tugas meski akhirnya harus tertidur di sofa sampai pagi, tapi buat saya itu adalah bentuk dukungan yang tidak terucap. Sepertinya mulai sekarang saya harus pintar mencuri waktu, melakukan sesuatu yang menyenangkan untuk diri saya sendiri, menggambar, menjahit, berjalan kaki. Saya sadar menyelesaikan apa yang sudah saya mulai itu baik, tapi bukankah memastikan kalau saya bahagia dan baik-baik saja, itu jauh lebih baik?



You Might Also Like

6 comments

  1. Selalu salut sama ibu bekerja yang kuliah lagi ditambah ngurus anak dan rumah
    Manajemen waktunya luar biasa
    Manajemen hatinya apalagi, juaraaa

    Tapi memang tubuh gak bisa dibohongi mbak. Ingat istirahat dan selalu bahagia ya mbak Ajeng

    ReplyDelete
  2. Mbak ajeng.. :( kerja+ngurus rumah bagi aku udah menguras energi banget. Dan dalam waktu dekat malah kepikiran mau kuliah juga.. semangat mbak.. semoga letih nya jadi penggugur dosa <3

    ReplyDelete
  3. semangaaaat mba. do the best! 💙

    ReplyDelete