Rumah

9:40:00 pm

Gara-gara lihat salah satu selebgram favorit saya @nikeprima yang bercerita soal tekadnya menyebarkan inspirasi tentang rumah nyaman dalam setiap ulasannya di Living Loving Lovely Nest. Saya jadi ingin bercerita lagi tentang #rumahutara. Oya, Rumah Utara adalah nama yang saya dan Pak Ery berikan untuk salah satu mimpi kami yang berwujud sebuah rumah tinggal. Sebelumnya saya pernah bercerita tentang awal mula dan proses membangun #rumahutara disini dan disini

Oktober artinya sudah bulan ke sembilan berjalan sejak pertama kali kami memutuskan untuk membangun rumah pada sebidang tanah yang kami beli beberapa tahun sebelumnya. Dulu saat awal membangun #rumahutara saya dan Pak Ery optimis sekali, kami akan bisa menempati rumah ini di bulan ke lima, bahkan empat. Sampai akhirnya hari demi hari berlalu dan kami baru merasakan sendiri bahwa mewujudkan mimpi besar itu sama sekali tidak mudah. Toh akhirnya, segala ego yang kami miliki saat itu, harus kalah dengan kenyataan saldo tabungan yang tidak cukup untuk menyelesaikan semuanya dalam waktu cepat.

Sebaik apapun rencana yang kami buat ketika mula membangun #rumahutara, saat penerapannya  tetap saja tidak semudah yang dibayangkan, termasuk persoalan terbesar dalam membangun rumah; biaya yang (akhirnya) meleset dari perencanaan sebelumnya. Tapi tidak ada yang tidak bisa dijadikan bahan pembelajaran kok, buat saya dan Pak Ery membangun #rumahutara mengasah kemampuan komunikasi diantara kami berdua. Tidak terhitung berapa kali kami debat-diskusi soal ini dan itu. Kadang diakhiri dengan kata sepakat, kadang diakhiri dengan kalimat sakti dari saya "terserah deh..." tapi terus bawaannya jadi kesel sepanjang hari, hahahahaha perempuan banget ya :p

Rumah buat saya dan Pak Ery memiliki makna yang filosofis sekali. Semua yang kami rencanakan untuk #rumahutara berasal dari hati dan keinginan kami berdua, bisa dibilang kami sangat keras kepala untuk hal ini. Bahkan keputusan untuk tidak menggunakan jasa arsitek saat awal membangun #rumahutara dulu adalah karena kami merasa sangat yakin dengan apa yang kami inginkan dan bayangkan tentang sebuah rumah. Buat saya dan Pak Ery, rumah dan setiap bagiannya adalah pembungkus momen-momen yang terjadi dalam hidup. Rumah adalah awal dan akhir cerita. Bayangan kami tentang sebuah rumah memang lebih luas dari sekedar tempat tinggal yang kalau diceritakan mungkin gak bakal ada habisnya. 

Saat ini Pak Ery sudah setiap hari menjadi penghuni #rumahutara karena sudah memindahkan ruang bekerjanya ke rumah ini. Sementara saya hanya bisa mengunjunginya setiap akhir pekan, sekaligus jadi waktu yang paling ditunggu oleh Pagi dan Aksara, karena hanya di #rumahutara mereka bisa berlarian mengejar belalang, mencari ranting di kebun sisi rumah dan bermain tanah tanpa larangan ibu. Proses pemindahan barang memang sudah sedikit demi sedikit dilakukan, dari yang terkecil sampai yang agak besar, Ya walaupun kami belum tau kapan rumah ini bisa ditempati, setidaknya optimisme tetap harus dijunjung tinggi, kan? dan masih sama seperti kemarin, bantu doakan kami  agar bisa segera pindah dan menempati #rumahutara ya! 

dokumentasi proses membangun #rumahutara bisa dilihat disini 

You Might Also Like

6 comments

  1. Keceee bu ajeng...
    Semangaaaat..semoga menular jugaaa pada mansufamily <3

    ReplyDelete
  2. Aku selalu suka posts tentang #rumahutara! Yang ini pun! Buatku yang cuma nontonin aja menyenangkan, apalagi buat yang punya yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya busyn, alhamdulillah. gemas-gemas bahagia hahaha..

      Delete
  3. ..rumah selatanku entah kapan bisa terbenahi lalu ditempati..

    *merenung di pojokan*

    ReplyDelete