sesederhana (berjalan kaki) keliling kota

Monday, April 17

long weekend!
buat ibu bekerja seperti saya, pastilah jadi saat yang ditunggu. pasalnya bonus libur tambahan akhir pekan bisa membuat saya punya lebih banyak waktu untuk uyel-uyelan sama pagi dan aksara. meskipun tetap harus menunaikan kewajiban-kewajiban yang melekat, setidaknya tidak harus melakukannya dengan terburu-buru. akhir pekan kemarin, saya memilih untuk menonaktifkan jaringan internet pada ponsel pintar saya. sebenarnya tidak punya tujuan apapun sih, hanya sekedar ingin tau seperti apa rasanya menghabiskan waktu tanpa tau dunia dan tanpa dunia perlu tau.

akhir pekan panjang sudah tentu dihabiskan (khususnya) keluarga muda untuk berlibur, mulai dari yang paling jauh, sampai liburan lokal antar kota dalam provinsi. ah, pasti menyenangkan sekali. kalau saya dan pak ery demi terwujudnya satu mimpi besar bernama rumah utara, harus rela menunda keinginan untuk berlibur, selama mmm.. hampir lima tahun :p untung saja, pak ery selalu punya cara membahagiakan istri dan anak-anaknya dengan sesekali mengajak kami menghabiskan hari dengan berkemah, mengunjungi desa kecil, bermain air di sungai atau sekedar berjalan kaki berkeliling kota. 

berkeliling kota dengan berjalan kaki mungkin aneh untuk sebagian (besar) orang. dengan pertanyaan lanjutan kemana? lihat apa? dan seterusnya. tapi buat kami berjam-jam berjalan kaki diatas trotoar tanpa tujuan, menyebrang jalan, melewati rel kereta, keluar masuk gang yang tidak tau dimana ujungnya, menurut kami menyenangkan sekali kok. ya selain karena kami juga percaya, kegiatan apapun yang dilakukan bersama pasti menyenangkan sih. 

alasan lain membuat senang berkeliling kota dengan berjalan kaki sebenarnya hanya karena kami punya banyak sekali pilihan. meskipun punya tujuan akhir yang sama kami bisa memilih melewati jalan lengkong, asia afrika, otto iskandar dinata atau gang kecil yang tidak kami ingat namanya untuk bisa sampai di jalan asia afrika. mempersingkat jarak tempuh tanpa harus peduli dengan lajur kendaraan yang hanya satu arah, pun tak perlu memikirkan bisa tidaknya dilalui oleh si teman-baik-bermesin-berisik yang kami punya.

seperti kemarin, setelah sebelumnya bergegas sepagi yang kami bisa. kami memarkir kendaraan dihalaman kantor, setelah mengisi perut dengan bubur ayam dan berbekal sedikit kue, kami memulai perjalanan dari taman sari - dago - merdeka - braga - asia afrika - dalem kaum dan cibadak, duduk di depan toko yang masih tutup untuk membuka perbekalan dan beristirahat sebentar. kemudian kami melanjutkan berjalan kaki sampai astana anyar, menyambung perjalanan dengan naik bus kota ke purnawarman dan menjadi pelanggan rujak bebek kedua di toko roti abadi, yeay pencapaian! hahahahaha.

sepanjang perjalanan kemarin saya, pak ery dan pagi mengobrol tentang apa saja. mengomentari crane besar yang sedang beroperasi, melihat banyak orang dan kendaraan berlalu lalang, bermain tebak kendaraan, membantu pagi mengingat tempat-tempat yang sebelumnya sudah pernah ia kunjungi. sementara aksara, selain belum mengerti tentang tempat-tempat yang kami lalui, separuh perjalanan juga ia lewati dengan tertidur lelap dalam gendongan hahahahaha.  setelah hampir tiga jam berjalan kaki, kami menyudahi perjalanan. nyatanya memang bahagia itu sederhana, sesederhana menghabiskan minggu dengan berjalan kaki keliling kota :)



6 comments:

  1. Bahagia itu sederhana. Sebahagia saat aku baca ceritamu bu Ajeng..

    ReplyDelete
  2. Mau minta ajarin nulis sesederhana begini gimna yah?

    ReplyDelete
  3. Bandung mah enak untuk jalan kaki, gimana pun tetep lebih adem dibandingin kota lain. Etapi kalo jalan kaki pagi-pagi di kota Jogja sepertinya menyenangkan juga, asal jangan kesiangan sih, gosong haha

    ReplyDelete
  4. Keren, jangan-jangan pernah saling papasan sama bu ajeng dan keluarga di bandung hehe. Nice share bu. Jadi rindu ngabolang tanpa tujuan di kota kembang

    ReplyDelete
  5. Setuju! Jalan kaki itu nikmat banget. Saya suka gerah sama orang yang terlalu malas untuk jalan kaki, bahkan di pedestrian yang nyaman sekalipun.

    Nice writing btw :))
    www.iamandyna.com

    ReplyDelete

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS