ibu biasa

Sunday, February 5

minggu lalu, saya berbagi tautan pada beranda facebook. kurang lebih isinya tentang ungkapan penyemangat dan pemakluman untuk ibu. sosok perempuan yang menjadi sumber kebahagiaan keluarga. ibu yang "dari luar" selalu terlihat kuat, dengan energi dan kasih sayang yang sepertinya tak terbatas. terlihat sempurna ya? padahal tidak sedikit ibu yang melakukan hal yang mungkin menurut sebagian orang sudah "tidak seharusnya" lagi. tapi untuk beberapa kasus, tentu dengan banyak sekali pembenaran, saya masih sering melakukannya.

nyatanya saya pernah, berlama-lama di kamar mandi hanya untuk duduk di kloset. diam saja. sekedar untuk "menjeda" nafas setelah seharian rasanya lelah sekali. saya tau toilet bukan tempat yang nyaman, tapi menurut saya toilet adalah tempat terbaik untuk sesaat bersembunyi. setidaknya, toilet adalah tempat yang cukup dimengerti oleh pagi, kenapa ibunya ada didalam sana :p

saya juga pernah, menunggu anak-anak tidur untuk menikmati gula-gula yang saya beli sepulang bekerja, yang sebelumnya saya sembunyikan di dalam bagasi motor. melahap dua eskrim di malam hari. menghabiskan satu bungkus besar keripik kentang rasa rumput laut sendirian. sementara saya melarang pagi memakan semua itu sekaligus dalam jumlah besar. yes, call me crafty mommy.

saya pernah akhirnya kalah menghadapi rengekan pagi. lebih banyak memberikan reward, kehilangan konsistensi dan aturan yang sebelumnya saya buat sendiri. seperti membelikan egg surprise tiga kali dalam satu minggu, membiarkannya berlama-lama memutar video play doh pada ponsel pintar saya dan mengabaikan aturan screen time ala ibu yang sudah khatam mengikuti parenting class bersama psikolog ternama.

saya pernah, menutup pintu kamar, membiarkan pagi "berkreasi" mengeluarkan seluruh isi lemari, sementara saya memilih menunaikan tidur siang, memulihkan energi tentu saja demi kewarasan tetap terjaga. saya juga pernah membiarkan banyak sekali mainan berserakan di lantai sementara saya merasa scrolling timeline sosial media akan jauh lebih menyenangkan ketimbang membereskan mainan. iya, saya pernah semalas itu.

saya pernah merasa menangis adalah satu-satunya jalan keluar yang paling baik ketika saya sadar mengeluarkan emosi tidak akan membuat keadaan menjadi lebih baik, sementara membiarkannya mengalir begitu saja tak membuat perasaan lega kunjung datang. yang lebih membingungkan, saya tidak tau kenapa dan untuk apa saya menangis saat itu. pokoknya ingin menangis, lalu saya menangis dan merasa lega setelahnya, itu saja.

saya pernah berencana memasak menu sehat untuk pagi, capcay dengan perkedel jagung, sayur lodeh dengan ayam goreng atau cah brokoli jamur dengan daging teriyaki. rencana indah yang berakhir dengan delivery service petugas restoran cepat saji, kemudian merasa bahagia karena pagi lahap sekali memakan menu "tidak sehat"nya.

saya sering melakukan sesuatu yang sepenuhnya saya sadari bahwa itu adalah sebuah kesalahan, sampai tak terhitung berapa kali saya menyesalinya. saya ibu yang juga pernah mengeluh, merasa lelah, mensugesti diri sendiri bahwa suatu saat nanti pagi dan aksara akan tumbuh besar, bahwa masa-masa ini tidak akan berlangsung lama.

lalu apa saya bahagia? absolutely yes. percayalah, selalu ada masa-masa sulit yang dihadapi seorang ibu, sebahagia apapun ia. saya juga percaya, setiap ibu.. iya, setiap ibu, pasti sudah memperjuangkan segala hal terbaik yang bisa mereka lakukan untuk keluarganya. tapi, setiap ibu pastilah juga ibu biasa. so be kind, every mom you meet is fighting a battle you know nothing about.



12 comments:

  1. Aifelyou buajeng
    Suka cheating Ambu..sering malah.
    Semangat! perjuangan panjang ini tidak lama, semoga alloh ridho :) *ngomong sm diri sendiri*

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi satu yang selalu aku percaya,
      setiap hari, kita pasti belajar.. berusaha untuk menjadi lebih baik.. untuk anak-anak menggemaskan yang setiap hari jadi tumpuan bahagia kita kan?

      Delete
  2. eh, monday.. waktu nya ngucapin happy birthday bu Ajeng. heheheh
    Sy jg member #1m1c bu Ajeng. Salam kenal
    Baca tulisan ini sy jadi tahu kenapa ibu saya di rmh suka ngomel-ngomel. Mgkin beliau sangat lah lelah sama sprti bu Ajeng. ibu ku atau ibu dimana pun di dunia ini jg manusia biasa. Tp aq sbg anak sering lupa. Kupikir ibu ku itu wonder woman atau malaikat tak bersayap yang tak punya celah. Ternyata bkn, Ibuku cm manusia biasa.Wlu bgtu ibu ku tetap luar biasa sama sprti bu Ajeng ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahahaha thank u arhaaaa <3
      setiap ibu, pasti luar biasa. setidaknya.. luar biasa dimata anak-anaknya :)

      Delete
  3. Aku pikir pasti lelah menjadi ibu. Tetapi menjadi ayah pun juga. apalagi seharian menjaga anak. Oh tidaakkkk

    ReplyDelete
  4. menikmati gula-gula yang saya beli sepulang bekerja, yang sebelumnya saya sembunyikan di dalam bagasi motor. melahap dua eskrim di malam hari. menghabiskan satu bungkus besar keripik kentang rasa rumput laut sendirian.


    kok ngga gendut sih ibu ini? zzzzzzz.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahahaha aku juga gataooo buniii. mungkin karena aku ususnya panjaaang sampe kaki ~

      trus serem sendiri ngebayanginnya hahahaha..

      Delete
  5. Pahlawan juga butuh istirahat, hehe. Semangat!

    ReplyDelete
  6. Hebat ih Bu Ajeng. Aku salut. Bukan karena berusaha menjadi ibu yang super, tapi mau mengakui kekurangan sebagai ibu. Justru itu yang super sekali menurutku. Kiss kiss!

    ReplyDelete
  7. Ibuuuuuuu...akupun begituuuuuuu. #gaksantay

    Lebih sering yang begitunya ketimbang benernya. Ahahaha..tapi sepertinya tak ada yang salah dengan kesalahan. Karena proses bisa jadi sesuatu yang penting dalam pembelajaran. #sothoy

    *titip peluk Pagi juga Ara*

    ReplyDelete
  8. Sammma buuu. Gak mesti nunggu anak tidur juga siiih. Ngumpet makan mie instan cabe rawit ngarep2 bocil gak mencium bau nya... dan sukses deh....


    Jadi in get ibu mertua. Ternyata diamnya beliau gak nguprek rumah adalah ketika nyawa telah pergi dari jasadnya. Insya Allah pahala balasannya bagi peluh dan perjuangan ibu. Amin

    ReplyDelete

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS