fokus

3:32:00 pm

saya ingin sekolah lagi. cita-cita yang sedikit terlambat (mungkin), mengingat umur tak lagi muda dan anak yang sudah dua. cita-cita yang sebenarnya sudah ada sejak dua tahun lalu, tapi entah kenapa selalu ragu, maju mundur, antara jadi dan tidak. bahkan pernah ada di satu masa saya sama sekali tidak mau memikirkan kemungkinan melanjutkan studi, karena kepercayaan diri yang menurun drastis. bukan tanpa alasan, pernah suatu hari saya mendengarkan sebuah video berbahasa asing dan saya sama sekali tidak mengerti apa yang dibahas dalam percakapan tersebut. saat itu saya merasa kemampuan berbahasa asing saya payah sekali. ada perasaan malu, malu karena kemampuan tidak mengimbangi cita-cita yang terlalu tinggi. juga perasaan marah yang bersamaan dengan tercoretnya satu impian saya untuk melanjutkan studi di luar indonesia.

pak ery, dan juga ibu, adalah dua orang yang tidak pernah kehabisan kata untuk memberi semangat. saat kepercayaan diri saya sudah berserakan entah kemana, mereka berdua tetap dan selalu percaya saya bisa. meskipun entah sudah berapa kali saya hanya menatap soal-soal ielts dengan tatapan kosong hahahaha drama ya? tapi memang benar, semacam, ini kenapa banyak sekali yang harus di pelajari, sampai rasanya tidak tau harus memulai darimana. saya terlalu takut mengangkat kembali mimpi yang dulu pernah saya tenggelamkan diam-diam. meskipun akhir-akhir ini, saya mulai menyadari, sebenarnya yang saya takuti bukan mimpinya, melainkan takut meninggalkan zona nyaman yang selama ini sudah saya tempati.

zona nyaman itu berwujud status abdi negara di salah satu institusi terbaik, berkantor ditempat yang bisa ditempuh hanya dengan waktu kurang dari dua puluh menit dari rumah, dipercaya untuk memimpin sebuah seksi, punya rekan kerja yang menyenangkan, juga atasan yang tak kurang-kurang baiknya. memang terlalu nyaman, nyaris tak kurang suatu apapun. lalu saya mulai bertanya pada diri sendiri, kenapa zona nyaman tidak dijadikan sarana untuk mendukung apa yang saya impikan? tentu akan ada banyak sekali kemudahan datang dari lingkungan yang kondusif serta orang-orang baik sekitar saya. dan mulailah saya mengubah presepsi bukan berusaha meninggalkan zona nyaman melainkan berusaha membuat zona tersebut menjadi lebih luas dan "lebih layak huni".

pagi tadi, energi saya seolah bertambah berkali-lipat. seseorang berbaik hati membagi file untuk berlatih kemampuan bahasa inggris dengan ukuran lebih dari dua giga, terimakasih banyak sekali ya, mas hari! semoga ini merupakan salah satu sinyal agar saya tidak berhenti bermimpi. perjalanan memang masih sangat panjang, saya berdoa semoga apa yang saya usahakan saat ini dan kemudian hari membawa manfaat, dan apapun hasilnya nanti adalah yang terbaik. sekarang saatnya saya memasang kacamata kuda, mulai menentukan fokus, memanfaatkan waktu dan berusaha lebih keras dari biasanya. dear pak ery, jangan bosan mendukung istrimu yang mood swing sekali ini ya? semoga kita tidak pernah lelah untuk mewujudkan mimpi yang satu ini :)


You Might Also Like

17 comments

  1. mau dong filenya. akuh ge bahasa inggris payah sekaliiii

    ReplyDelete
  2. ...malu karena punya cita-cita terlalu tinggi ...

    menurutku justru orang yg tak berani punya cita2 yg harus malu, berani bermimpi berarti berani melangkah lebih jauh, dan itu keren.

    saya juga, nekat meneruskan sekolah lagi, semata-mata hanya karenaaa ya ingin sekolah lagi, sederhana sekali dan terkesan apaan sih ya? tapi ya begitulah. padahal kemampuan saya jauh sangat pas-pasan. Saya mikir sih niat baik pastu bakal berakhir dg baik.

    Dan semoga sukses dan langkahmu penuh berkah ya, amin \m/

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi memang kadang aku minder mas, citacita kuliah di new zealand, denger yang ngomong di film aja aku masih bolak balik di ulang ke menit sebelumnya x)))

      apakabar nanti denger dosen ngomong kan? hahaha

      tapi sekarang enggak, harus pd dan harus semangaaaaaatts!

      Delete
  3. Fokus...kt yg selalu aku gaungkan ketika menyelesaikan tesis kmrn...ayooo ajeng semangat..mo nerusin S2 atau S3?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih bunooov! S2 bu, sambil nyari yang mau bayarin :D

      Delete
  4. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  5. wahhh mau sekolah lagi ya mba?
    aku juga gitu maju mundur mau kuliah lagi hahahha ada takut ini takut itu. ada yg lbh utama dr sekolah tapi pgn cari beasiswa :)))
    mgkin akan ke India alaah... 😄😄 pgn keluar tapi...
    setidaknya masih punya mimpi mba, toh hidup kan ada untuk memperjuangkan mimpi2 😁😁

    ReplyDelete
  6. Semangat Bu Ajeng! Aku pun punya mimpi yang mirip-mirip hehe. Kudoakan yang terbaik untuk Bu Ajeng sekeluarga :)

    ReplyDelete
  7. Waaaaa..semangat bu Ajeng!
    Semangat aku pernah redup karena pernah dipaksa kantor daftar sekolah eh begitu diterima malah ditolak alias ga dibayarin. #tersakiti2012

    Belakangan ini mulai muncul lagi.
    Daftar bareng lah yuk.. :)))

    ReplyDelete
  8. Semangat Bu Ajeng! Kamu bisa, kamu bisa! :)

    ReplyDelete
  9. Semangat kak Ajeng!!!!
    Maju terus pantang mundur....
    Pasti bisa....
    😊😊

    ReplyDelete
  10. Ajeng.. Ayo lanjutkan sekolahnya!

    Share cerita2nya ya.. Punya anak dua, kerja plus sekolah. Ih keren. Aku ge pengen. 😍

    ReplyDelete
  11. terimakasih semuanyaaaa <3
    iya, insyaAllah semangaaat!!!!

    ReplyDelete