ngidam dulu dan sekarang

Monday, September 14

banyak orang bilang bahwa ngidam itu bawaan bayi. tapi mungkin ini sedikit gak berlaku buat saya, soalnya saya ini tipe yang gak ada bayi diperut saja sudah banyak maunya hahahahaha. makanya kalau dibilang ngidam mungkin enggak juga, lebih cocok dibilang sebagai karakter bawaan. apalagi saya ini kalau kepengen sesuatu masih bisa ditunda sampai berhari-hari. seperti saat pak ery dines ke malang dan saya pengen banget mie jawa tapi males kalau harus makan sendirian, jadi mesti menunggu pak ery pulang beberapa hari kemudian. yang seperti itu gak jadi bikin saya kepikiran apalagi sampai gak bisa tidur. pokoknya selama bisa digantikan dengan makanan lain, saya sih santai aja. toh yang penting sama-sama enak dan bikin kenyang.

waktu hamil pagi dulu, saya cenderung senang semua makanan yang manis.. saya suka pisang, sepertinya diantara semua jenis makanan.. yang paling sering saya beli itu pisang molen. kalau buah, saya suka sekali belimbing yang diiris tipis dan dibumbui garam buah. meski saya juga tetap suka semua makanan yang pedas tapi level kepedasan saya masih jauh lebih manusiawi dibanding sekarang. di hamil kedua ini, rasa pedas itu harga mati, saya sampai pernah makan pepaya yang ditaburi bubuk boncabe level 15. lalu saya juga suka semua jenis mie dan bistik. entah berapa kali saya membayangkan ramen, mie jawa dan mie ayam. kalau untuk mie ayam sebenarnya enteng saja ya.. selain bisa ditemui dimana saja, harganya juga sangat ramah kantong. nah, yang agak bahaya adalah bistik, dimana yang saya pengen itu hanya bistik pasedena dan harga seporsinya mencapai delapan puluh ribu rupiah. kebayang kan? kalau sering-sering gaji saya sebagai PNS dijamin gak balik modal hahahahaha.

selain ingin ini itu yang berbentuk makanan, setiap hamil saya juga selalu tiba-tiba menyukai lagu atau pemain band. kalau dulu saya tergila-gila sama lagu payung teduh dan semua arransement-nya balawan, yang sekarang saya demen banget lihat chris martin.. serius bukan coldplay-nya tapi spesifik sama chris martin, ya ampun.. ya ampun.. ya ampun. tiap nyetel youtube rasanya pengen teriak histeris saking senengnya. iya.. norak, tapi ini memang beneran kok. selera musik saya ini cenderung payah, dalam artian, biasanya saya suka lagu yang itu-itu lagi dengan penyanyi yang itu-itu juga. tapi terakhir saya ingat, saya masih suka memutar paradise-nya coldplay sebelum hamil. dan sekarang saya sama sekali gak tertarik dengan lagu itu hanya karena chris martin di videoklipnya pakai topeng gajah hahahahaha. jadi chris martin yang paling saya suka adalah yang ada dalam videoklip yellow. sementara komentar teman saya "kayak orang bangun tidur gitu serius lo demen?". iya!


ah, dasar ibu hamil. 

cerita pagi

Friday, September 4

kemarin seorang teman yang kuliah dijurusan psikologi bertanya pada saya "teh, pagi sudah kelihatan belum tertarik sama apa?" seketika saya ingat, sudah lama sekali tidak bercerita tentang pagi. bulan ini pagi melewati usianya yang ke dua tahun enam bulan. sudah mulai besar, sudah banyak sekali perkembangannya, sudah banyak bicara dan bertanya banyak hal. sudah bisa bercerita apa yang seharian dikerjakan bersama emak ketika saya bekerja. pokoknya sudah pintar macam-macam, termasuk pintar menguras emosi ibunya hahahaha. tapi sejauh ini, hanya saya loh yang terkuras emosinya, entah kenapa kalau pak ery selalu bisa terlihat adem ayem menghadapi se-crancky apapun pagi. iya, artinya memang saya kok yang mesti banyak intropeksi, hahahaha.

saya jadi flashback selama dua tahun kebelakang, pagi bukan temasuk anak yang perkembangan motorik kasarnya cepat. saat bayi dulu dia baru lancar duduk saat memasuki injury time dan baru bisa berjalan diusia lima belas bulan. sampai saat ini-pun, saya perhatikan pagi kurang bisa mengendalikan motorik kasarnya, dia cenderung sering terjatuh saat berlari, bahkan jika berjalan dengan kurang hati-hati. berbeda dengan saya, kalau emak, sebagai orangtua yang tidak mengenal teori ilmiah dan masih kental dengan mitos, meyakini bahwa pagi sering terjatuh semata-mata karena akan punya adik. lalu menyarankan supaya saya dan pak ery melakukan ritual ini dan itu, agar pagi segera bisa melewati periode berlari-dan-terjatuh-nya. kami hanya meng-iya-kan, sekedar untuk menghargai emak. tanpa pernah melakukan apapun ritual yang beliau sarankan.

sebaliknya, sejak dulu perkembangan motorik halus pagi terbilang baik. pagi kecil adalah penyuka hal-hal detail. dia selalu tertarik dengan benda yang nyaris tidak terlihat oleh orang dewasa. seperti pesawat terbang yang warnanya sudah nyaris blend dengan langit saking jauhnya, sehelai benang yang menyembul dibalik selimut, atau klip kecil yang terjatuh dilantai. diusianya yang baru menginjak 2 tahun, pagi sudah lancar meronce dengan lubang kancing yang kecil, dia bisa memisahkan manik-manik kecil berdasarkan bentuknya, menyusun balok dengan tinggi dan presisi juga mengupas kulit telur puyuh atau bawang merah dengan rapi. sekarang pagi mulai bisa melepas stiker tanpa bantuan saya, terakhir sore kemarin saya dibuat takjub dengan kemampuannya menyusun piramida gelas plastik dengan sempurna, sampai nyaris menyamai tinggi badannya sendiri.

sebenarnya, saya tidak punya tips khusus untuk menstimulasi motorik halus pagi. semboyan less toys more play dan hashtag #pagimain yang ada diinstagram adalah murni bersumber naluri. tidak seperti banyak ibu kreatif yang berpedoman pada teori montessori, saya bahkan sering tidak tau tujuan saya membuat mainan ini dan itu untuk pagi. saya hanya merasa senang ketika saya dan pagi bersama-sama menciptakan mainan versi kami sendiri, saya senang melihat pagi gembira memegang mainan hasil buatan kami, meski kadang bentuknya tidak sesuai harapan hahahaha. saya hanya sedang ingin mengajarkan pagi bahwa banyak mainan yang bisa kamu buat sendiri dan itu akan jauh lebih menyenangkan daripada menukarnya dengan beberapa lembar uang ditoko mainan. dan saya benar-benar bahagia karena setiap pulang bekerja ada anak kecil yang menyambut dengan wajah ceria sambil bertanya "ibu bawa apa? ibu mau bikin apa?"


 

untitled

Tuesday, September 1

awal september ini, saya punya resolusi sederhana.
  1. satu gelas air putih sebelum dan setelah tidur
  2. jalan kaki minimal 15 menit setiap hari atau tidak menggunakan lift (pagi hari)
  3. makan buah sebelum sarapan dan memasak sarapan sendiri
  4. membaca buku setiap malam
  5. tidur minimal 7 jam sehari
sederhana kan? meski saya sendiri gak yakin bisa konsisten menjalankannya hahahahaha. karena biasanya yang sederhana itu banyak godaannya. tapi saya percaya kok, sama seperti kebahagiaan, kesehatan itu sebenarnya hadir dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten dan terus menerus. 

ini semacam tantangan untuk diri sendiri, dua minggu lagi saya kasih reportnya deh ya :p
 

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS