piknik hore (eps. desa narimbang)

Tuesday, May 5

ceritanya kami mengawali bulan mei dengan piknik hore ke desa narimbang, kabupaten sumedang. seperti biasa, semua tanpa rencana detail, hanya malam sebelumnya pak ery punya ide dan langsung dieksekusi ke esokan harinya. di sumedang kami akan mengunjungi salah satu teman baik pak ery, kang ajay namanya. saya sudah pernah bertemu sekali saat menikah dulu, tapi itu tiga tahun lalu dan tentu saja saya sudah lupa. ya sudahlah.. yang penting saya tau ceritanya kalau kang ajay ini sudah memiliki istri dan dianugrahi dua anak lucu. dari cerita pak ery juga saya tau kalau rumah kang ajay, tempat yang akan kami kunjungi nanti terletak sebuah desa kecil dengan sinyal provider seadanya. 

sebenarnya kami, terutama pak ery tidak asing dengan kota sumedang. keluarga besar apa (ayah mertua) masih ada disini, setiap lebaran haji-pun saya dan pak ery tidak pernah absen mengunjungi sumedang. apalagi dulu, pak ery sudah pernah mengunjungi rumah kang ajay. jadi berbekal rasa percaya diri dan naluri kayaknya-ini-deh-jalan-masuknya kami berhasil menemukan rumah kang ajay dan disambut hangat oleh tuan rumah beserta istrinya; teh prita dan dua anaknya; hamam (7 tahun) dan hanis (2.5 tahun). pagi sih standar ya, awalnya malu-malu dan baca situasi dulu.. lama-lama baru deh, gak afdol kalau gak rebut mainan hahahaha. untungnya teteh hanis cenderung lebih lapang dada kalau mainannya dipinjam pagi. tapi selebihnya dua anak perempuan ini manis sekali kok.. pagi senang bernyanyi dan hanis senang mengajak pagi bermain. adem deh liatnya.   

selepas sholat jumat kami menuju tempat tujuan, saya lupa namanya tapi kalau tidak salah dengar teh prita bilang; curug cikutra. dari rumah kang ajay kami hanya perlu berjalan kaki kurang lebih 15 menit. saya tadinya tidak punya ekpektasi berlebih, apalagi setelah tau bahwa tujuan kami adalah tempat wisata. karena kebanyakan tempat wisata yang dikelola penduduk setempat sering mengecewakan, biasanya sudah tereksploitasi dengan membabi buta. kealamiannya tidak terjaga, kebersihannya apalagi. tapi sepanjang perjalanan menuju kesana saya menemukan banyak sumber air jernih yang mengalir dengan leluasa disisi jalan. dan benar saja.. dugaan saya salah. tempat tujuan kami ternyata asik sekali!

karena mempertimbangkan dua anak kecil dan kondisi langit yang cenderung gelap, kami urung pergi sampai keatas curug. kami memutuskan cukup sampai anak sungai kecil yang lokasinya tidak terlalu jauh dari gerbang masuk. segini saja pemandangan yang disajikan sudah seru kok. semua serba hijau, air sungai yang mengalir jernih. nyaris tidak ada sampah dan masih banyak anjing penjaga kebun-kebun di hutan yang sesekali mengintip kami dari kejauhan. kamipun mendapat rejeki berupa sepetak lahan berkeramik siap pakai.. jadi kami memulai ritual piknik dengan segera, kang ajay mengelar alas daun pisang, pak ery memasak air untuk kopi diatas trangia, teh prita meramu sambel dadak. sementara saya? tentu saja. jadi pendamping pagi yang langsung drama, jejeritan pengen nyemplung sungai. nyahahahahaha anak siapa sih kamu nak.

sayangnya piknik tidak berlangsung lama, perlahan tapi pasti langit menurunkan gerimis. untung saja tujuan utama menemani pagi bermain air di sungai dan makan siang dengan nikmat sudah terlaksana. maka piknik hore kali ini ditutup dengan dua keluarga kecil yang berlarian menyusuri jalan setapak dengan gembira meski diburu hujan. terimakasih kang ajay dan teh prita, atas jamuan makan siangnya. teh tubruk, rangginang, keripik pisang, nasi hangat beralas daun pisang, tumis leunca, sambel dadak, asin peda dan pepes ayam dengan rasa yang super istimewa. juga untuk sekeresek opak sebagai buah tangan kami pulang ke bandung. semoga tidak kapok kalau suatu hari kami berkunjung lagi. dan untuk yang mengajak pergi piknik hari ini, yang rela menembus kemacetan jalan selama berjam-jam. dear pak ery, terimakasih ya! ibu dan pagi senang sekali :)





 


No comments:

Post a Comment

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS