hidup sehat?

Tuesday, May 27

tahun 2014 sudah masuk pertengahan dan saya (baru) punya resolusi susulan yaitu menerapkan hidup sehat. aseli ini gak kepikiran sama sekali enam bulan kemarin. sampai akhirnya saya terkena flu, dua minggu dan masih berlanjut sampai sekarang. menyiksa sekali, kepala berat.. hidung mampet dan sedihnya gak bisa istirahat karena dikantor lagi hectic pemberkasan cpns yang jumlahnya gak tanggung-tanggung, 462 orang! dan sebagai prajurit urusan data data dan data dari jauh-jauh hari saya sudah diminta ikhlas sama pak bos, merelakan dua kali sabtu dan dua tanggal merah diakhir bulan ini untuk masuk kantor.

karena hidung mampet menyebabkan susah tidur maka sambil menunggu ngantuk malam ini saya iseng browsing cara bikin homemade yogurt. pagi memang suka banget sama yogurt, jadi kepikiran aja sih, kalau saya bisa bikin sendiri sepertinya akan lebih ekonomis, lebih terjamin kandungan nutrisinya karena gak pake embel-embel bahan pengawet, perisa buatan dan lain-lain. eh ternyata bikin yogurt itu gampang banget loh. iya gampang, cuma gak tau kapan mau dipraktekinnya hahahaha. selesai browsing saya lanjut blogwalking kemana-mana sampai akhirnya mampir ke blognya mbak sondang. dan setelah baca postingan mbak sondang yang itu saya terpukul sekali. boook, mbak sondang yang ibu bekerja, long distance marriage, dengan tiga anak yang-udah-jangan-ditanya-repotnya-kaya-apa aja bisa mengatur menu makan sehat. trus kenapa saya anak baru satu, kantor deket rumah tapi enak banget tiap pagi sarapan gorengan, siang makan bakso sejuta msg dan menutup malam dengan makan nasi padang berkolesterol tinggi?

ya walaupun itu gak tiap hari, tapi jujur saya gak pernah peduli berapa banyak air putih yang saya konsumsi hari ini, makan buah atau enggak saya hari ini, cukup atau enggak asupan sayur saya hari ini. ibarat kalau dibikin flowchart jadinya akan sederhana sekali : lapar lalu makan, selesai persoalan. yang penting hasil akhirnya kenyang, soal kriteria makanan sehat? dipikirin sih, sesekali doang tapi. selama ini yang saya perhatikan pola makannya cuma pagi. iya, sampai detik ini saya memang masih memasak untuknya, setiap hari. memastikan asupan nutrisi selama saya tinggal bekerja baik dan terjaga. urusan saya dan bapaknya gak kepikiran sama sekali. pikiran saya sih ah kita berdua udah gede ini. kalau laper juga bakal makan sendiri. tapi ternyata harusnya gak boleh gitu ya. makanya malem ini saya bikin resolusi tengah tahun dan bertekad akan langsung mewujudkannya.

pengennya sih bisa menerapkan gaya hidup sehat yang dimulai dari makanan. gak perlu ngimpi bisa se-expert mas gobind vashdev sang master vegetarian itulah, tapi seenggaknya harus dimulai dari sekarang, pelan-pelan memperbaiki pola makan yang udah gak karuan ini. abisnya selama ini udah keenakan sama pembenaran  ngapain ribet masak kalo cuma tinggal berdua. beneran deh sugestinya mesti diganti dengan kalimat yang lebih positif. masak memang repot, tapi kalau sakit karena pola makan yang gak sehat? bakalan jauh lebih repot kan? lagian saya sadar ini bukan perkara sehat saat ini saja, tapi juga buat investasi kesehatan masa depan. jadi mari kita mulai. masak buat masery dan saya sendiri minimal sehari sekali, mulai peduli asupan air, buah dan sayur.

dan penyempurna niat-niat mulia diatas tadi tentunya ada yang gak kalah penting yaitu olahraga. iya, tau kok.. ini lagi ngumpulin niat buat bike to work lagi seminggu sekali. niat doang? iyaaaa.. memang baru niat. tapikan kalo di islam niat doang udah dapet pahala kak hahahahahahaha. 



bertemu sungai

Monday, May 12

akhir pekan yang sempurna menurut saya adalah ketika kami bertiga lengkap berkumpul dalam keadaan sehat dan santai. sehat tentulah jadi kata kunci yang pertama, karena pengalaman akhir pekan beberapa waktu lalu, saat pagi dalam keadaan sakit. rasanya muram sekali.. gairah dan semangat bertemu hari libur tetiba hilang menguap entah kemana, dua kali dua puluh empat jam kami hanya bisa dirumah saja menemani pagi, memastikan kondisinya pulih membaik. membayangkannya saja saya sudah berdoa semoga tidak terulang dua kali. akhir pekan yang santai juga sudah tentu jadi idaman kami. karena jadinya akan percuma kalau semua sehat tapi saya dan masery harus berurusan dengan deadline pekerjaan.

nah jadi sudah sejak jumat saya excited dengan akhir pekan kali ini karena pagi sehat ceria, saya dan masery sedang tidak berurusan dengan pekerjaan yang dikejar waktu, sempurna! saya sudah membayangkan akan mengunjungi pasar kaget didekat alun-alun kota, melihat keramaian, dan mengenalkan pagi pada banyak hal menyenangkan. tapi pada prakteknya, sampai sabtu sore kami masih belum yakin akan pergi kemana esok hari. setelah dipikir-pikir kalau sekedar ke pasar kaget, kami bisa melakukannya kapan saja, begitupun kalau memilih pergi ke taman kota, jadi semakin bingung. tapi yang jelas, kami tidak rela kalau harus menghabiskan hari minggu dirumah saja.

oh iya, kami bukan tipe keluarga yang senang pergi ditanggung hari, maksudnya kami lebih suka memulai aktifitas sepagi mungkin dengan tiga alasan : udara masih bersahabat, kemacetan belum dimulai dan masih banyak jenis sarapan yang bisa dipilih. jadi, minggu pagi saya tetap berkemas, meskipun belum tau akan pergi kemana. baru setelah pagi selesai mandi tiba-tiba masery beride mengajak kami pergi ke gunung puntang, disana ada seorang teman yang bisa ditemui di pusat penangkaran owa jawa dan sungai yang mengalir jernih untuk pagi bermain disana. tanpa pikir panjang saya setuju.

kami menempuh perjalanan kurang lebih dua jam dari bandung. untungnya pagi tertidur pulas selama perjalanan pergi, kalau enggak wihh.. dia bakal cranky berat. berjam-jam didalam mobil dengan gerak terbatas pasti akan membuat dia sangat bosan. jadi kalau yang belum tau, gunung puntang ini sejalan dengan kabupaten pengalengan. gak macet kok, cuma memang jauh aja sih hahahaha. tapi terbayar kok begitu sampai gerbang depan kawasan wisata gunung puntang, adeeeeeeem bangeeeeeet. kalau jalan menuju sungainya memang tidak terlalu ekstrim, tapi berhubung kami mengendarai jeep dengan suspensi seadanya jadi alhamdulillah udah berasa offroad beneran :p

yah, namapun piknik tanpa persiapan. selain soal bekal makan yang sepenuhnya kami serahkan pada rumah makan yang kami temui dipinggir jalan. banyak juga barang yang diperlukan ikut tertinggal, masery tidak membawa baju ganti, saya sendiri lupa menyiapkan handuk untuk pagi. soal foto juga seadanya banget, keburu riweuh sama panggilan perut lapar dan bayi gembil yang sibuk bubbling sambil tunjuk-tunjuk gak sabar mau masuk ke air. walaupun kita gak lama disana, tapi tentunya bahagia sekali. apalagi pagi yang di ending acara pake drama jejeritan gak mau keluar dari sungai padahal airnya dingin banget. lain kali kita niatin ajak bapak kesini lagi sambil camping ya nak :D


belajar dari kotor

Wednesday, May 7

jauh sebelum Pagi lahir, saya sudah punya tekad untuk tidak akan membuat Pagi "terjebak" dalam dunia pendidikan terlalu dini dan.... tidak akan memperkenalkan Pagi pada gadget, selama mungkin. alasannya sederhana, saya dan masery ingin Pagi puas menikmati waktu bermain dimasa kecilnya, kami ingin dia bermain diluar rumah sesering mungkin, kami ingin Pagi bersahabat dekat dengan alam untuk mencoba banyak hal baru yang seru dan pastinya kami ingin Pagi memiliki interaksi normal dengan banyak orang.

sebagai orangtua yang bekerja, saya hanya punya dua hari sabtu dan minggu untuk bisa full time mengajak Pagi bermain, pada prakteknya saya memang lebih senang mengajak Pagi bermain diluar ruangan. di usianya yang baru sepuluh bulan waktu itu, saya dan masery mengajak Pagi hiking ke hutan raya, pernah juga sekedar bermain, mencoba gimana rasanya naik kereta ke cicalengka. tapi jika kebetulan kami tidak punya banyak waktu dihari libur maka cukup dengan berjalan menyusuri jalan kecil disekitar komplek perumahan tempat kami tinggal, atau mengajak Pagi bermain di taman kota, mengumpulkan buah ceremai dan daun kering, memperhatikan banyak orang dan pedagang, berlarian kesana kemari. murah dan bahagia.

terlebih sudah sejak dulu saya setuju dengan semboyan Rinso "berani kotor itu baik", maka sejak Pagi menjelma jadi bayi-kecil-yang-selalu-ingin-tahu, saya menikmati hari-hari dimana selalu ada saja bagian baju/celananya yang terkena noda. saat mulai belajar menyuapkan makanannya sendiri, semua yang dimakannya hampir selalu mampir dibajunya, juga saat belajar merangkak mengelilingi rumah yang artinya sama dengan menyapu lantai menggunakan celana panjangnya. saya tidak histeris melihat Pagi duduk asik diatas rumput yang basah karena malamnya tersiram hujan, dan tersenyum ketika tangan mungilnya menawarkan buah pinus include ranting-ranting kecil dan tanah basah.

saya tidak ingin membuat Pagi enggan berurusan dengan semua hal yang menyebabkan bajunya kotor, apalagi ada saatnya nanti dia akan bertemu banyak orang dengan ragam profesi  seperti petugas pengangkut sampah, mekanik bengkel atau petani. jangan sampai karena enggan kotor, lalu dia memandang sebelah mata pada profesi yang kesehariannya memang "menghasilkan" pakaian kotor itu. jadi menurut saya, belajar kotor itu perlu, saya ingin Pagi mengerti bahwa kotor juga baik, makanya soal kotor-kotoran ini saya berusaha untuk tidak melarangnya, karena saya percaya dibalik baju kotornya ada banyak hal baru yang dicoba dan dipelajari oleh Pagi.

mengutip kalimat dari Dr. Ashok Jansari yang seorang psikolog dalam video ini :


"bermain adalah hal yang menarik dimana anak-anak mencoba hal-hal baru. dan dari mencoba itulah yang memberi mereka kesempatan untuk menguji batas kemampuan mereka. belajar hal baru, melakukan kesalahan, mencoba lagi, menjadi kreatif dengan cara baru, menjadi mudah beradaptasi. proses inilah yang memungkinkan keahlian-keahlian anak terus berkembang."

dan kalimat super penutup video ini "membiarkan anak bermain di luar, menjadi kotor dan penuh noda adalah hal yang sangat baik". gimana? setuju banget atau setuju sekali? coba deh ditonton video seru lainnya dari Rinso #KidsToday Project. dijamin bikin kita sebagai orangtua masa kini mengangguk-angguk setuju. jadi tunggu apalagi... main yuk!




tulisan ini diikutsertakan dalam #KidsTodayProject Blogger Competition 
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS