akhirnya..

Wednesday, April 30

senin, 28 april 2014. untuk pertama kalinya pagi bertemu tante dokter :)

saya dan masery bukan pasangan yang anti dokter, tapi kenyataannya pagi memang termasuk bayi yang jarang sakit, kalaupun sedang sakit sejujurnya saya lebih percaya pada intuisi saya sebagai seorang ibu. jadi saya lebih memilih mengamati gejalanya, merekam, lalu mencari informasi sebanyak-banyaknya. lagi pula saya dikasih rejeki berupa dua kakak ipar dan satu sahabat sejak kecil yang berprofesi sebagai dokter. jadi, kalau ragu sama hasil googling, tinggal pegang handphone bisa langsung konsultasi, gratis dan terpercaya pula :D

selama satu tahun dua bulan ini, baru dua sakit "besar" yang dialami pagi. saya sebut besar karena dari hasil konsultasi dan membaca banyak artikel, saya menemukan nama ilmiah penyakitnya. yang pertama impetigo bullosa, dan yang kedua roseola infantum. dua-duanya sukses saya lewati tanpa drama. lainnya pernah sih beberapa kali demam dan flu, tapi yang seperti itu tidak membuat saya terlalu khawatir, ya namapun anak kecil, rasanya gak afdol kalau tidak pernah terkena demam dan flu.

garis khawatir saya itu sebenarnya ada di nafsu makan. jadi, selama pagi masih mau makan sekedar sumeng dan flu ringan saja sih saya masih santai dan percaya "ah.. dua tiga hari lagi juga sembuh..". bukan melangkahi profesi dokter nih ya, tapi sekarang ini sudah banyak forum ibu-ibu cerdas nan kece yang pengalamannya bisa dijadikan bahan pembelajaran menghadapi anak sakit. jadi intinya, asal-masih-mau-makan. karena saya percaya makanan sehat itu menyembuhkan.. paling tidak meredakan gejala. tapi kali ini ceritanya lain...

diawali diare sekitar dua minggu lalu, ini adalah pertama kali pagi terkena diare. awalnya saya cukup puas hanya dengan membaca, googling berbagai artikel tentang penyakit umum yang satu ini. sudah? sudah begitu saja. apalagi waktu itu pagi masih senang makan, jadi bisa dibilang saya tak ambil pusing. kebetulan berdekatan dengan "momen" diare itu, cuti saya untuk pulang ke lampung disetujui olah pak direktur. sempat memang ada rasa khawatir karena waktu itu saya akan melakukan perjalanan jauh dan lama, hanya berdua saja dengan pagi.

alhamdulillah, sehari sebelum berangkat ke lampung, diarenya berhenti. maka saya pulang ke kota kelahiran saya dengan tenang sambil membawa rasa kangen yang luar biasa pada ibu. singkat cerita, setelah lima hari di lampung saya kembali ke bandung.. dan sedihnya pagi kembali diare. senin sampai kamis, diarenya berlanjut, tapi masih mau makan. jumat sore sepulang kerja, suhu badannya meningkat disertai laporan dari emak "alim mamam neng.." deg!

hari-hari selanjutnya keadaan rumah sepi dari tawa riang dan jerit nakal pagi. yang biasanya tidak mau diam, mendadak jadi pendiam sekali. maunya cuma digendong dan kalau digendong, kepalanya merebah didada saya, matanya sendu, suaranyapun lirih. nafsu makan? drop sampai membuat saya kebingungan. ini pertama kalinya pagi melancarkan aksi gerakan tutup mulut terhadap apapun, bahkan tahu. makanan kesukaan yang dari dulu tidak pernah ditolaknya. dan bisa ditebak, tidak perlu waktu lama untuk membuat berat badannya merosot tajam.  

senin pagi, saya ijin ngantor dan kami memutuskan untuk membawa pagi ke dokter. periksa rongga mulut kemudian cek lab feses. hasilnya ditemukan sariawan dan infeksi bakteri diperutnya. terjawab sudah penyebab gerakan tutup mulut dan diare yang tak kunjung sembuh selama ini. tapi saya tidak menyerah begitu saja.. dalam satu hari saya bisa memasak 3-5 menu untuk pagi, berharap ada satu saja yang dia mau, walaupun hasilnya nihil dan berujung masuk perut sendiri, daripada dibuang kan? :D 

ah, ini rabu artinya sudah hari ke lima, rasanya rindu sekali mendengar tawa dan senyum gembiranya. kalau pagi sedang tidur, seringnya saya perhatikan sambil saya ciumi. pagi kecil yang jadi belahan jiwa saya, yang selama sembilan bulan mendengar detak jantung saya dari dalam. dan adegan seperti ini biasanya selalu berujung airmata. duh, begini ternyata rasanya jadi ibu. tidak bisa ikut merasa sakit, tapi selalu ikut merasa sedih. hanya bisa berdoa semoga cepat sehat lagi ya nak, biar bisa main ditaman, cari buah ciremai sama bapak.


sun sayang
ibuk. 

april (yang) kesekian

Thursday, April 24

ini april, iya ini april. bulan dimana enam tahun lalu saya bertemu dengan sosok menyebalkan dalam satu rapat koordinasi aksi hari bumi. sayangnya yang menyebalkan karena datang terlambat itu si koordinator sekaligus pemimpin rapat. yang saya ingat waktu itu si pemimpin rapat memimpin dengan penjelasan yang kurang bisa saya pahami. habisnya sudah datang terlambat, memimpin rapat dengan suara tidak keras pula, jauh dari kesan garang yang selama ini menempel pada banyak aktivis lingkungan.

terlalu pendiam cenderung angkuh adalah kalimat pertama yang saya sematkan pada si pemimpin rapat. jelas jauh dari tipe laki-laki idaman saya pada waktu itu : murah senyum, berkemeja rapi dan mengantongi id card perusahaan ternama. membayangkan akan menjadi istrinya saja saya tidak pernah. lagi pula waktu itu kami berjarak dalam arti yang sebenarnya, dia gelapnya hutan kalimantan dan saya di gemerlapnya kota bandung. jadi kami memang tidak pernah terlalu lama bertemu. secara teori harusnya memang tidak ada celah yang bisa membuat kami akhirnya bersatu seperti sekarang kan?

tapi kenyataannya banyak hal didunia ini yang akhirnya ditentukan oleh waktu yang berjalan, termasuk kami dalam hal ini. orang yang tadinya bukan-tipe-saya-banget itu perlahan membuat saya memahami banyak hal, terutama soal kesederhanaan. yang saya ingat, pertama kali saya merasa he's mr.right adalah adalah ketika diajak berjalan kaki keliling bandung. menyusuri aspal basah, keluar masuk gang-gang sempit, dan berakhir di pusat jual buku bekas. waktu itu rasanya senang sekali.. padahal bukan kencan nonton film box office di bioskop, bukan pula ngobrol soal masa depan disebuah di cafe dengan pertunjukan live musik romantis.

dan ya seperti tadi saya bilang, waktu terus berlalu.. yang enam tahun lalu adalah orang-yang-saya-benci-setengah-mati sekarang adalah orang-yang-saya-cintai-sepenuh-hati. orang yang dengan diamnya bisa membuat saya kesal sekaligus nyaman. orang yang dengan bicaranya yang tenang bisa membuat saya gemas sekaligus bersyukur. orang yang dengan senang hati membantu saya memandikan pagi lalu mengajaknya bermain sementara saya sibuk berurusan dengan kulkas, kompor dan dapur.
 


sekilas info

Tuesday, April 15

dua jam menjelang cuti 3 hari yang di acc, mari kita ngeblog :p

1. si ceroboh
iya, saya memang gak pernah apik kalau punya gadget. makanya sampai sekarang gak pernah kepengen beli segala jenis tab, pad dan gadget mahal lainnya. sedih sih karena udah jatuh cinta banget sama xperia go, kalaupun nanti dikasih rejeki untuk punya hape baru rencananya pengen beli lagi dengan merk dan seri yang sama. tapi barusan buka facebook dan lihat video tentang industri pembuatan gadget di china. nyess banget deh, jadi mikir-mikir kalau beli handphone baru. 

2. si cuti yang ter-acc
rabu, kamis, jumat (libur nasional), sabtu, minggu dan senin. artinya enam hari. HORE! saya mau pulang ke lampung. kangen banget sama ibuk. yang spesial kali ini saya pulang berdua saja dengan pagi, naik bus dengan total perjalanan darat-laut-datar kurang lebih 12 jam. masery tetap dibandung, lagipula saya kasihan kalau memaksa masery untuk menemani saya 5 hari lamanya. sedangkan dia tetap punya kerjaan yang harus diselesaikan.

3. si otak kanan
kalo soal ini masih angin-anginan banget. jujur rusaknya handphone mempengaruhi mood menjahit saya. karena biasanya setelah menyelesaikan satu handmade craft, saya akan memfotonya dan memperhatikan dari berbagai sisi. melihatnya lagi dan lagi untuk menemukan kekurangan dan kemudian mencatatnya. load pekerjaan dikantor juga sedikit banyak mempengaruhi kreatifitas saya dirumah. sekarang rasanya mudah sekali lelah, dalam perjalanan pulang menuju rumah, yang ada dikepala cuma kasur dan selimut :D

4. si pekerjaan
saya merasa cuti adalah keputusan yang tepat mengingat load kerjaan akhir-akhir ini yang seperti tak ada habisnya. belum selesai satu, sudah muncul dua, baru mau dikerjakan satu, sudah mengantri lagi lainnya. beberapa kali sabtu saya terpaksa lembur untuk mencicil hutang pekerjaan. makanya semoga dengan mebgambil cuti saya bisa me-refresh kinerja otak yang kalau ibarat mesin sudah megap-megap overheat.


sesederhana taman kota

Tuesday, April 1

penghujung long weekend senin kemarin saya dan masery mencoba peruntungan dengan mengunjungi mall. niatnya sih mau nyari kado ulang tahun ibu sekalian saya mau ngintip pouch pattern dideretan buku impor gramedia. kita udah niat berangkat sepagi mungkin untuk meminimalisir banyak hal menyebalkan, soalnya membayangkan kolaborasi maut long weekend, mall strategis dan siang hari bisa bikin sakit kepala duluan.

kami sampai ditempat parkir mall yang dua basement pertamanya diklaim sebagai kawasan valet parking. jadi kalau mau parkir di-area itu harus "nambah" bayar sepuluh ribu rupiah diluar tarif parkir hahahahaha beraroma kapitalis. setelah parkir, kita buru-buru kelantai tujuan. niatnya begitu dapet langsung pulang aja, karena seperti dugaan sebelumnya, mallnya penuuuh dan emang pada dasarnya bukan pasangan yang doyan ke mall ya jadi gerah aja gitu bawaannya.

setelah berkeliling sebentar (kurang lebih 30 menit) dan tidak menemukan apa yang saya cari, kami langsung mampir ke tujuan selanjutnya, gramedia. disini juga cuma sebentar, alasannya sama.. penuh. malah gak enjoy deh liat buku-buku impornya, padahal untuk nyontek ilmu kan perlu ketenangan dan konsentrasi ya hahahaha. yaudah apa boleh buat jalan lagi ke parkiran dan memutuskan back to nature aja.. ngadem di taman kota sebelum pulang.

ini kali kedua kami mampir ke taman cibeunying. semenjak liburan ke grafika cikole bulan lalu, pagi selalu girang kalo ketemu rumput, jadi begitu turun dari mobil dia langsung senyum-senyum, gak butuh waktu lama untuk pagi beradaptasi merangkak kesana kemari ngambilin buah ceremai yang jatuh daaaaan.. tiduran di rumput kayak gini. berasa dirumah sendiri bener dah. saya dan masery jadi kecipratan bahagia liat ekspresinya pagi, padahal sekedar taman kota yang hanya perlu dua ribu untuk parkir sepuasnya :D

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS