pertanyaan ibuk, jawaban bapak

Friday, November 14

karena baca blognya feni trus jadi ikut mengunjungi sumbernya disini, trus jadi pengen ikut ngasih pertanyaan-pertanyaan ini ke masery. sebagai suami dengan karakter pendiam luar biasa, masery memang nyaris tidak pernah bercerita tentang apa yang dirasakan secara detail. eh tapi memang benar saya dan masery adalah tipe pasangan yang baik-baik saja meski kami jarang terlihat ngobrol serius. urusan komunikasi kami lebih percaya dengan hati dan intuisi. tapi, bukan berarti kami sama sekali gak pernah ngobrol ya. nah kali ini saya penasaran ingin tau kalau diajak ngobrol ringan gini, jawaban masery seperti apa dan ini beneran jawaban asli tanpa rekayasa.

1. Apa sih yang pertama kali kepikiran saat Pagi baru lahir?
Saya jadi bapak. Kadang (pun sampe saat ini) masih suka tidak percaya.

2. Were you prepared?
Dibiarkan mengalir saja. Karena saya meyakini proses belajar (menjadi bapak) akan kita serap dengan sendirinya ketika kita menyelaminya.

3. Selama hampir 2 tahun jadi bapak, apa hal yang paling memorable?
Setiap kali anak memanggil kita 'bapak' dan datang menghampiri, tak mau lepas.

4. Apa memori favorit tentang Pagi?
Ketika berkomunikasi secara dua arah, saling menimbali, walau dengan bahasanya yang masih tidak jelas.

5. What’s your favorite thing about being a dad?
Memandikannya.

6. Apa hal paling memorable dari masa kecil yang ingin diulang ke Pagi?
Memberinya kepercayaan penuh ketika dia hendak pergi ke luar dari zona nyaman. Karena saya percaya, alam/lingkungan merupakan guru terbaik.

7. Apa visi buat Pagi?
Sama dengan jawaban no 9

8. Apa yang ingin dilakukan bersama Pagi saat dia sudah besar?
Backpacking ke dataran tinggi di Irlandia, bersama anggota keluarga yang lain tentunya

9. Apa yang mau masery tanamkan ke Pagi?
Jadilah orang yang membumi

10. What parts of yourself do you hope Pagi ends up with?
Hidup dalam kesederhanaan, setinggi apapun kedudukan kita di masyarakat

11. If you could do this all over again, what would you change?
Not to change, just receive that. Because all is God plans

yang sering bikin iri tentu saja nomor 3, hampir semua orang yang mengenal kami secara dekat setuju bahwa pagi dan masery adalah paket yang nyaris tidak bisa dipisahkan. mereka benar-benar klop secara karakter dan punya benang merah yang mengikat, membuat keduanya seolah saling mengisi. masery tanpa pagi tidak akan utuh, pun sama jika pagi tanpa masery. dan paling bikin #jleb adalah jawaban nomor 10. saya kenal dan saya mengagumi kesederhanaan masery yang sampai saat ini masih belum bisa saya imbangi. maka saya juga punya harapan yang sama untuk pagi. supaya kelak menjadi siapapun dia, apapun yang dia tekuni dan jalani, dia tetap jadi pribadi yang sederhana. ah.. terharu deh jadinya, terimakasih karena sudah memberikan semua yang terbaik yang dimiliki untuk kami berdua ya bap. ini mungkin penutup surat cinta yang standar, tapi beneran deh.. we love you bap. to the moon and back :)


2 comments:

  1. Hihihihi, asik, ikutaaaan. Jawaban suamimu lebih masuk akal, ya, dibanding si Babap hahahaahahahah

    ReplyDelete

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS