hilang dan kembali

3:37:00 pm

pagi tadi saya kehilangan uang dua ratus lima puluh ribu rupiah, dalam pecahan lima puluh ribu yang saya gulung jadi satu. saya yakin uang itu jatuh bukan sekedar tertinggal dirumah, walaupun saya sama sekali tidak yakin dimana jatuhnya. sepagian mau gak mau mood saya terpengaruh oleh kejadian ini. dua ratus lima puluh ribu adalah jumlah yang cukup besar buat saya, apalagi uang itu bukan sepenuhnya milik saya. ada titipan ibu untuk bibi dan sebagiannya lagi sudah saya niati membeli buku untuk pagi.

tapi yang sebenar-benarnya membuat saya sedih bukan jumlah uangnya, melainkan perasaan kesal karena saya terlalu sering ceroboh. memang bukan melulu soal kehilangan uang, tapi saya sering sekali lupa menaruh barang, bahkan barang-barang yang hampir setiap saat saya perlukan seperti kacamata, jam tangan, stnk dan kehilangan uang kali ini adalah akumulasi kekesalan saya terhadap diri sendiri. walaupun berkali-kali masery mengingatkan mungkin memang uang itu bukan rejeki saya jadi ikhlaskan saja, tapi tetap saja saya menangis dibuatnya.

dijam istirahat siang tadi, seperti biasa saya pulang. berjalan menuju parkiran motor dan saya menemukan selembar kertas tertempel di motor yang parkir disebelah motor saya berisi "bagi yang merasa kehilangan uang di parkiran harap menghubungi ***** di nomor ***-******" deg! kertas pemberitahuan itu langsung saya lipat, saya masukkan kedalam saku, saya bergegas pulang dan berniat akan menghubungi si penemu baik hati setelah saya kembali lagi ke kantor. sepanjang perjalanan pulang saya berfikir betapa Allah sudah mengatur semuanya.. semuanya.. sampai hal-hal terkecil soal yang hilang dan kembali dalam hitungan jam, tanpa berkurang sedikitpun. jika memang itu digariskan sebagai "kepunyaan" kita.

alhamdulillah.

You Might Also Like

1 comments