bukaan satu (?!?)

Wednesday, January 30

yea! saya sudah bukaan satu!
kapan?
tepat 15 hari yang lalu. hahahahaha..
sengaja gak bilang ke banyak orang, soalnya yakin banget pasti bakal bikin panik. apalagi waktu itu saya masih ngantor dengan gagahnya. jujur saat dinyatakan sudah bukaan satu oleh dr. Irna, saya sendiri agak gugup dan merasa belum siap kalau harus lahiran malam itu atau keesokan harinya. karena mendengar cerita kebanyakan ibu hamil dari bukaan satu ke akhirnya melahirkan rata-rata berjarak maksimal 3x24 jam. saat itu saya menduga akan sama seperti ibu hamil pada umumnya. dimana jarak antara bukaan satu ke bukaan sepuluh hanya dalam hitungan jam saja.

ternyata perkiraan saya salah, nyatanya hari ini sudah lewat dua minggu dari pernyataan dokter, saya masih anteng saja dengan rasa mules yang tak kunjung tiba. seminggu setelah dinyatakan bukaan satu.. saya yakin seribu persen, memang belum waktunya. apalagi setelah mendapat penjelasan tentang kelahiran dari bidan Okke, rasanya seperti mendapat doping tambahan keyakinan buat saya. tapi.. lewat dari seminggu, kepercayaan diri saya mulai menipis bercampur rasa khawatir yang sulit diungkap kata. saya rajin mencari informasi, saya browsing, blogwalking, membaca satu persatu artikel gentlebirth, hypnobirthing dan menyimak banyak pengalaman orang-orang dalam menghadapi persalinan. dari semua itu saya dapat satu kesimpulan bahwa setiap kehamilan punya sisi uniknya sendiri.

lega?
alhamdulillah enggak.. hahahahahaha..
bukan saya gak bisa menjadikan mas ery sebagai pereda rasa khawatir.. saya selalu diskusi apa saja sama mas ery, saya juga selalu cerita semua yang saya rasa tapi tetep ujung-ujungnya gak afdol kalo gak pake adegan drama. apalagi setelah resmi mengambil cuti, saya punya alasan kuat untuk lebih mudah mengeluarkan air mata. bosen diam dirumah ditambah pertanyaan "kapan lahiran?" yang makin sering jadi pemicu berurainya air mata. bersyukur karena mas ery sangat telaten menghadapi rewelnya saya. nyatanya sebagai calon ibu baru.. sebanyak apapun informasi yang saya baca, saya cari dan akhirnya saya temukan.. tetap tidak cukup membuat rasa percaya diri saya bulat diangka seratus persen.

setelah melewati masa galau beberapa hari kemarin dan mempertimbangkan beberapa masukan dari orang-orang terdekat. hari ini saya dan mas ery memutuskan untuk cari 2nd opinion ke dokter lain. pilihannya jatuh ke dr. Oni di RSIA Kartini.. kenapa? simpel.. karena tempatnya deket dari rumah. hahahahaha. disini saya dapet perlakuan yang berbeda, mungkin karena saya pasien yang ujug-ujug datang disaat injury time jadi saya harus melalui tahapan CTG atau rekam jantung bayi. tahapan ini lumayan bikin gak nyaman.. soalnya saya harus berbaring terlentang sementara perut dipasangi dua alat perekam jantung dan pendeteksi kontraksi selama kurang lebih setengah jam. eungap.. keringetan dan mules. iya saya mules.. walaupun rasa mulesnya masih lemah dan saya masih bisa cengar cengir.

inti yang mau saya dapatkan dari pencarian 2nd opinion ini adalah untuk memastikan pagi dalam keadaan baik dan sehat. memastikan berapa lama lagi saya diijinkan untuk menunggu pagi lahir ke bumi. alhamdulillah semua terjawab, semua dalam keadaan baik. mungkin saya harus mulai belajar mengabaikan pertanyaan orang tentang kenapa-kok-belum-lahir? atau pernyataan semacam awas-bayinya-kegedean-loh! saya menulis ini untuk berbagi pengalaman bahwa sesungguhnya bukaan satu bukan sebuah awal kelahiran yang bisa dipastikan berapa lama waktu dan prosesnya. bisa jadi 1x24 jam.. atau bahkan 1x1bulan. semua ada dibawah kendali yang punya semesta, kita memang tidak bisa tau kapan tepatnya :)


*cheers!

dear pagi, we're ready

Wednesday, January 23

tidak peduli berapa lama lagi saya harus menunggu pagi, yang saya selalu ingat adalah kalimat "trust your body, trust your baby" saya percaya pagi punya hak sepenuhnya untuk menentukan kapan dia mau memulai hidupnya di bumi. saya hanya bilang sama pagi kalau kehadirannya sudah ditunggu banyak orang dan tangisannya sudah sangat saya rindukan.


*cheers!

menjelang pagi

Tuesday, January 15

kalau dirasakan secara general dari awal kehamilan saya memang alhamdulillah lancar-lancar saja. gak pake acara morning sick,  gak punya banyak keluhan, gak ambil pusing sama pantangan juga, masih bisa ngantor bahkan sampai hari ini. tapiiiii kehamilan yang lancar bukan berarti kehamilan tanpa adegan drama. ya namanya ibu hamil kan kodrat moodnya fluktuatif sekali. selain gampang protes dan ngomel, saya juga jadi gampang banget nangis mbrebes. mungkin... si air mata ini merupakan bentuk lain kekhawatiran saya sebagai calon ibu baru yang kadang rasanya gak bisa diungkap kata. atau kadang bisa dibagi cerita tapi tetep gak lega.. karena berbaginya sama suami, which is perut dia gak buncit dan gak ada bayi mungilnya :p

ceritanya baru-baru ini saya sangat dihantui kekhawatiran soal posisi si pagi yang (saya kira) masih melintang. apa yang saya rasakan bukan tanpa alasan. karena dikontrol terakhir diusia kehamilan 30 minggu, posisi pagi masih melintang sempurna. sementara beberapa teman seperjuangan saya dengan usia kehamilan yang hampir sama, posisi bayinya sudah baik dalam artian kepala sudah dibawah dan tidak berubah. hampir setiap hari saya browsing, mencari informasi sana sini tentang kemungkinan melahirkan normal dengan posisi bayi yang melintang.. hasilnya? mustahil. posisi bayi yang melintang sangat beresiko untuk dilahirkan normal, ketimbang bayi sungsang yang walaupun kecil kemungkinan tapi masih ada kemungkinan lahir tanpa harus operasi.

jujur, saya belum menyiapkan mental kalau harus melahirkan dengan proses seksio sesarea atau bedah sesar :(

ketidaksiapan itu membuat saya melakukan segala usaha agar pagi bisa ada diposisi normal kelahiran. segala bentuk komunikasi berusaha saya jalin seintim mungkin. tapi hasilnya tetap tidak bikin tenang. akhirnya kemarin malam mengalirlah si air mata dengan sangat drama. kebetulan mas ery sedang dalam perjalanan pulang dari pekanbaru menuju bandung. jadilah nangisnya makin nelangsa karena gak ada pawangnya hahahaha. tapi dari kejadian itu saya akhirnya belajar pasrah dan berserah. saya minta maaf sama pagi karena "memaksa" dia menyempurnakan posisinya. saya bilang sama pagi apapun proses kelahirannya insyaallah saya bisa terima dan akan tetap bahagia asal dia sehat, sempurna. kejadian itu akhirnya membuat saya lebih berlapang dada. diberi anugrah kehamilan saja sudah luar biasa, rasanya kurang bijaksana kalau memaksa meminta yang lainnya juga.

dan memang ya.. ketika manusia sudah ada dititik bisa menerima apapun kuasa pemilik semesta. saat itu jugalah apa yang tadinya nyaris tidak mungkin jadi dimungkinkan. senin siang saya mengajak mas ery ketemu Dr. Irna untuk kontrol pagi. niatnya kontrol aja sih, saya cuma pengen tau kondisi dan kemungkinan-kemungkinan yang harus saya hadapi kedepannya. ternyata tanpa saya duga Dr. Irna bilang kalau posisi pagi sudah layak lahir, kepalanya sudah dibawah, berat badannya sudah cukup untuk bertemu ibunya dalam waktu dekat. alhamdulillah, perasaan senang, bingung, bahagia jadi satu. kalau ditanya siap atau enggak saya masih belum bisa jawab, yang jelas kelahiran pagi memang yang paling saya dan mas ery tunggu.

oiyah, hasil kontrol dokter kemarin siang membuat saya kesulitan membedakan sugesti dan rasa mulas yang asli. akhir-akhir ini memang sudah mulai susah tidur, susah dalam artian yang benar-benar susah. sebentar bangun, trus lama untuk bisa tertidur lagi. tadi malampun sama.. saya tidak nyenyak tidur karena pagi latihan tendang-sundul dengan sangat hebohnya. jadilah jam satu pagi saya praktek gerakan yoga dan diakhiri berjalan mondar mandir ruang tengah untuk menenangkan pagi hehehe.. jadi kesimpulannya, saya dan mas ery, kami sedang menjelang pagi. berharap semua proses bisa kami lalui dengan lancar dan baik-baik saja. doain yaaaaaa ;)

 
 *cheers!

tujuh januari

Monday, January 7

i love you, you love me.. we're happy little family!


kayak abg yaaa ngerayain anniversary nya pake cupcakes hahahaha biarin deh ih.. kan ceritanya cupcakes ini sebagai penebus dosa karena tahun kemarin waktu mas ery ulang tahun saya gak nyempet-nyempetin pesen kue atau bikin surprise. begitupun waktu saya yang ulang tahun. gak ada acara tiup lilin atau buka bungkus kado yang isinya voucher belanja lima juta hahahahaha. yagapapa deh ulang tahun masing-masing gak dispesialin tapi untuk hari jadi pernikahan harus istimewa dooong. jadilah selama tiga minggu kemarin saya browsing sana sini cari toko kue online, yang bayarnya via atm dan bisa delivery kerumah. ketemunya disini nih http://rifacakes.blogspot.com/ :D

dari semalem saya udah nyampah di timeline twitter mengenang prosesi setahun kemarin. ternyata setahun itu sebentaaaarrr banget. tau-tau udah buncit aja nih perut saya hahahahaha. bener deh, kalau bisa diulang.. saya pengen mengulang lagi tujuh januari dengan tamu yang sama, rasa bahagia yang sama, mempelai pria yang sama juga tentunya :p dan baru kemarin juga saya bilang sama salah satu sahabat saya bahwa kehidupan yang sesungguhnya itu dimulai ketika penghulu, saksi dan tamu akad mengucap "barakallahu lakuma wa barakallah alaikuma wa jama'a bainakuma fii khoiiir...."

well sampai kapanpun saya akan selalu bilang pernikahan dan semua yang ada didalamnya adalah petualangan yang mendewasakan. hari ini alhamdulillah setahun sudah. ahh, pokoknya selamat tujuh januari masery. semoga selamanya kita bahagia dan bisa jadi orangtua yang baik untuk pagi yang kehadirannya tinggal menghitung hari.


*cheers!

bye bye jarot senior

Thursday, January 3


awal 2013 ini saya dan mas ery harus kehilangan si jarot senior.

jarot senior adalah super jimny 410 tua yang selama hampir dua tahun dengan gagahnya menyelamatkan kami dari panas, hujan dan banjir kota bandung. sebenernya gak harus kehilangan sih, bisa aja kalau dipertahankan.. tapi mas ery kepikiran untuk mengganti si jarot dengan jeep yang lebih tua tapi konon katanya lebih gagah jumawa. kalo saya pengennya sih jarot senior diganti sama jeep wrangler rubicon gitu ya atau jeep wrangler cj 300 biar kayak juragan minyak di arab saudi, tapi jujur saya gak siap kalo nanti jadi harus rajin sowan sama penyidik KPK karena di kehidupan nyata saya cuma abdi negara golongan dua :p

jadi rencana sementara si jarot senior diganti sama taft kebo dulu aja. ada yang gak tau taft kebo? itu loh, daihatsu taft f50 produksi tahun 1980an yang biasa dibuat turun kebon karena tenaga mesinnya yang super sekali. yaaa.. mudah-mudahan abis punya mobilnya segera menyusul punya kebonnya hahahahaha amiiin. eh untungnya saya udah sempet nyobain offroad kecil-kecilan sama si jarot senior akhir desember kemarin. ngerasain DIGOYAAAANG sama per daunnya hahahahaha. yagausa ngimpi juga ada jeep tua yang suspensinya kayak mercedes benz. yang jelas pada dasarnya saya memang demen, karena dari kecil udah dikenalin mobil jenis jeep sama bapak.. mulai dari taft kebo yang pintunya gak bisa ditutup, suzuki katana yang kalo banjir aernya masuk, toyota hartop yang bensinnya ngajak ribut sampe daihatsu rocky yang dipake mudik lampung-surabaya berlima :D

ngomong-ngomong soal jarot senior, penasaran gak jarot juniornya berwujud apa? jarot junior berwujud motor honda win yang disulap jadi motor trail sama mas ery. dan sekarang jarot junior lagi mati suri di garasi sepedanya eyang (panggilan saya untuk papa mertua). kata mas ery suatu saat nanti bakal di launching lagi buat nganter pagi sekolah hahahahahaha we will see. yaudah deh, jadi intinya jarot senior udah gak ada. kemarin pas pulang kerja liat garasi kosong rasanya gimana gitu.. hari ini tadi bangun pagi juga jadi ada yang kurang karena gak ada suara si jarot dipanasin mesinnya sama mas ery dan kucing-kucing freelance yang suka main kerumah juga jadi gak punya tempat nyumput lagi karena jarot senior gak ada. bye bye jarot senior, doain kita cepet dapet gantinya kamu yaaa.. amiiin.

offroad terakhir sama jarot senior



*cheers!

2012

Wednesday, January 2

Allah sangat baik dengan menakdirkan saya lahir dan tumbuh di keluarga kecil yang bahagia. kemudian mengijinkan saya jadi bagian dari keluarga besar yang istimewa :)

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS