menebus dosa

3:33:00 pm


ibu bekerja itu menurut saya sakti, karena  punya kemampuan membagi waktu, pikiran, tenaga dan perhatian dalam satu waktu. harus menyelesaikan urusan rumah tangga, memastikan anak "ditinggal" dalam kondisi oke, sampai kantor dapet pressure kerjaan ini itu, capek, tapi pulang kerumah harus tetap ceria dan menjelma lagi jadi ibu siaga. sakti kan? tapi.. sesakti apapun seorang ibu bekerja, tetap saja suatu hari akan dipertemukan dengan yang lebih sakti, yaitu surat tugas lembur yang ditandatangani pimpinan. kenapa lebih sakti? karena biasanya gak bisa dihindari, ditolak apalagi :p

di luar sana, pasti banyak ibu bekerja yang tidak seberuntung saya. yang punya enam hari kerja dalam satu minggu misalnya, atau yang jadwal kerjanya tidak pasti, bergantung shift dan kadang baru bisa pulang menjelang tengah malam. tapi buat saya yang terbiasa dengan pola lima hari kerja, dari jam tujuh sampai jam lima, menerima surat tugas lembur dihari libur memang bikin mengelus dada. sedih pasti ada, tapi seperti saya bilang tadi. surat tugas itu sakti, seringnya yang bisa kita lakukan cuma ikhlas, biar kerjanya gak sia-sia dan jadi pahala :D

nah, saya punya kebiasaan menebus dosa sebelum atau sesudah lembur. biasanya saya beli oleh-oleh untuk pagi sebagai bentuk permintaan maaf karena harus meninggalkan dia lebih lama dari biasanya. walaupun saya tau.. tidak ada satupun benda didunia ini yang bisa menggantikan waktu dan kebersamaan. tapi setidaknya buat saya, "membawakan" sesuatu untuk pagi adalah cara paling mujarab mengurangi rasa bersalah karena harus bekerja dihari libur. hari dimana saya seharusnya ada, satu kali dua puluh empat jam bersamanya. 


You Might Also Like

0 comments