perempuan dan mimpi(nya)

10:28:00 am

didunia ini setiap perempuan pasti (setidaknya) pernah punya mimpi. kenapa saya bilang perempuan, karena posting ini memang saya khususkan buat perempuan. oke.. balik lagi, jadi mimpi adalah sesuatu yang dengan sepenuh hati berusaha diwujudkan.. sesulit apapun, meskipun harus dibayar dengan perjuangan keringat dan airmata hehehehe. dari dulu sampai sekarang, saya termasuk yang punya mimpi bejibun alias banyak kepengennya tapi bukan berarti saya tidak bersyukur. menurut saya bermimpi adalah salah satu syukur dalam bentuk yang lain. lah ya iya dong.. kita punya mimpi artinya kita percaya diri. percaya diri itu bentuk syukur juga kan? iyain aja hahahahahaha

ngebahas soal mimpi, saya sendiri heran kenapa di indonesia ini mimpi erat banget kaitannya dengan menikah dan atau belum menikah. kebanyakan orang kalau ditanya kapan menikah.. jawabannya gak jauh dari "nanti deh.. puas-puasin main dulu, kalau keburu nikah nanti mau kemana dan gimana susah" FYI ini juga yang ada dipikiran saya dulu. memang bener sih, ketika masih ada dikategori usia remaja dewasa saya juga menganggap menikah adalah salah faktor yang menghambat terwujudnya mimpi. dan gak bisa dipungkiri kalau mimpi-mimpi saya dulu adalah mimpi yang sebagian didasari sama gengsi, materi dan kebanyakan cuma untuk diri sendiri. mau meransel sesuka hati, mau pergi kemanapun saya mau pergi, mau beli ini dan itu yang saya sukai. pokoknya saya bermimpi tanpa pernah peduli akan seperti apa nanti. jadi yang tertanam di kepala saya menikah itu = punya suami = punya satpam kedua setelah ibu :p

nah, mari diluruskan mindsetnya..

terus terang akhirnya saya tidak setuju dengan opini tentang rumah tangga sebagai akhir dari mimpi-mimpi masa muda. saya lebih senang berpendapat bahwa dengan berumah tangga mimpi-mimpi masa muda terganti dengan banyak mimpi lain yang lebih indah *cieeee.. indah*. eh beneraaaan.. ketika belum berumah tangga, kita hanya bermimpi sendiri, berusaha mewujudkannya pun sendiri. ketika sudah berkeluarga, kita bisa tetep bermimpi malah "dikasih" sepaket dengan partner mewujudkannya, seru kan? sebenarnya satu hal yang pengen saya bagi disini adalah bahwa jika kalian perempuan dan masih muda dan masih punya banyak mimpi. percaya deh kalau menikah bukan sesuatu yang bisa membunuh mimpi-mimpi kalian begitu saja. jangan takut gak bisa leluasa berkarir atau stuck disatu keadaan bernama "rumah tangga". tidak se-horor yang dibayangkan sebelumnya. apalagi setelah punya anak.. menurut saya dari sekian banyak mimpi seorang perempuan, mimpi yang paling indah adalah mimpi jadi seorang ibu, dan ketika benar terwujud.. maka mimpi-mimpi yang lain yang dulunya kita anggap paling keren sekalipun jadi gak ada apa-apanya. trust me.

entah kenapa setelah menikah saya merasa mimpi-mimpi saya jadi makin sederhana tapi jadi butuh usaha lebih ekstra untuk mewujudkannya. mimpinya juga jadi lebih rasional sih.. mungkin karena udah punya partner untuk "ngingetin" kalo mimpinya terlalu berambisi atau mimpinya terlalu gak masuk akal hahahahaha. dan kalau ditanya salah satu dari sekian banyak mimpi saya sederhana saja, bisa terus sama-sama masery sampai senja usia, bisa lihat Pagi (dan mungkin adiknya nanti) tumbuh besar dan bahagia. bisa lihat mereka tampil dipentas drama sekolahnya atau pamit pergi ber-solo traveling dengan ransel dan sepatu bootnya :D

You Might Also Like

0 comments