cuma cerita cerita

Thursday, November 29

halo :D
alhamdulillah bulan ini kehamilan saya sudah memasuki trimester ke tiga. alhamdulillah juga sejauh ini perjalanan kehamilan saya dilancarkan.. gak rewel dan gak banyak pantangan. walaupun faktanya trimester tiga ini sebelas dua belas sama waktu awal-awal hamil, gak semetal bulan-bulan sebelumnya. badan rasanya tua banget.. pulang kemaleman dikit masuk angin, duduk kelamaan sakit pinggang, berdiri kelamaan sakit kaki, salah posisi tidur pegel sebadan-badan. belum lagi sensitif yang ampun-ampunan, liat foto gendis yang nangis karena gak mau sekolah aja saya bisa ikut nangis beneran. tapi nikmatnya jadi perempuan hamil itu luar biasa, bener deh. ngerasain komunikasi unik, ngobrol dan ditanggepin sama aksi jungkir balik penghuni perut itu bahagianya luar biasa. 

oiah, saya paling bingung kalau ditanya "kapan ngelahirin?"
bukannya apa, due date kelahiran si pagi emang maju mundur tanpa sebab. jangankan ditanya kapan melahirkan, ditanya usia kandungannya berapa aja saya bingung. perhitungan berdasarkan kalender manual usia kehamilan saya sudah masuk minggu tiga puluh satu tapi diperhitungan USG dokter minggu ini saya baru selesai melewati minggu ke dua puluh tujuh. jauh banget kan perbedaannya. persoalan ini juga yang membuat saya akhirnya galau soal urusan ambil cuti, takut kelamaan diawal. sebagai ibu pekerja saya sih pengennya hari ini cuti, besok lahir.. jadi bisa beneran puas tiga bulan main sama pagi. tapi kan gak bisa gitu ya bok.. ah kapanpun yang jelas desember nanti saya tinggal menghitung minggu :D

kalau soal persiapan sih hampir semua harta gono gini warisan duo gendis-gandes di lampung sudah saya angkut ke bandung. mulai dari boks bayi, stroller, steamer, breast pump, popok, baju, celana bayi yang masi bagus, bahkan belum sempet kepake sama si unyil-unyil dua itu dan lain sebagainya. walaupun semuanya masih dalam keadaan terpacking dan terlipat rapi, masih belum tau kapan mau bongkarannya. ya seenggaknya nanti tinggal nyiapin yang belum-belum aja. agak bertentangan dengan hati kecil sih.. agak gengsi, pengennya kan ya anak pertama semuanya beli baru dari hasil jerih payah sendiri, toh kalo rejeki mah pasti ada aja. tapi mengingat si rejeki itu lebih baik di saving untuk keperluan lain di suatu hari nanti, ya saya ikhlas saja. gapapa kan nak.. :*

trusss.. yang paling disenengin dari awal trimester tiga ini adalah bentuk perut yang lagi lucu-lucunya. udah keliatan hamil tapi belum terlalu gede. udah sering ditegor dan didoain sama orang, bahkan yang gak kenal sekalipun. udah banyak pemakluman.. kucel, maklum hamil. sensitif, ya namanya juga orang hamil hahahahahaha. tapi jujur salut banget sama perempuan hamil yang tetep modis dan terlihat segar sepanjang hari.. maksudnya gini, perasaan saya hamil ini ngontrol mood aja susye, apalagi ngontrol mode. udah untung banget masih produktif kerja tanpa banyak keluhan. gak kepikiran aja gitu kalo tiap hari mesti ngelilit-lilit jilbab ala dian pelangi. saya sih percaya, tanpa harus dress to kill perempuan berbadan dua itu akan selalu mengeluarkan aura berbeda. senyumnya beda.. sorot matanya beda. katanya itu sudah hukum alam bonusnya perempuan.

terakhir.. saya sudah mulai euphoria kalau denger temen yang melahirkan. ada perasaan senang, sedikit iri, sekaligus takut. sama sekali belum kebayang gimana nanti waktu hari H tiba. seperti apa rasanya, prosesnya bagaimana dan ragam pertanyaan tanpa jawaban lainnya. jujur secara pribadi saya ngerasa mas ery malah jauh lebih siap jadi seorang ayah ketimbang saya jadi seorang ibu. ya liat aja deh selama menikah hampir setahun ini, mas ery jauh lebih tenang dalam menghadapi apapun dibanding saya yang labil dan meledak-ledaknya masih kualitas super. tapi insyaallah semuanya berproses kan ya. bukankah setiap detik dalam hidup ini kita belajar tentang apa saja, termasuk nanti setiap hari belajar untuk jadi orang tua yang bijaksana :)


*cheers!

belajar kampanye

Wednesday, November 14


karena ayahnya aktiPis kelas berat, si pagi (26w4d) diajarin kampanye walaupun masih didalem perut :D


*cheers!

merencanakan pagi

Monday, November 12

melewati minggu demi minggu kehamilan, saya semakin sering membaca, mendapat informasi dan memikirkan segala kemungkinkan melahirkan. dan sejujurnya tagline gentlebirth adalah yang sangat menarik perhatian saya. masuk akal, meskipun belum pernah merasakan persalinan, saya berfikir melahirkan harusnya memang seperti itu.. gentle, intim dan sakral. saya setuju dengan semua tentang gentlebirth tapi, bohong kalau saya tidak punya rasa cemas. mmmm.. maksudnya, hari gini.. punya uang cukup, dikasih fasilitas kantor untuk kontrol dan bersalin dirumah sakit terbesar sekalipun kok masih cari bidan yang konsultasinya tanpa USG, yang gak bisa lihat kondisi bayi dengan nyata, gak bisa kangen-kangenan lihat tangan, kaki mungilnya setiap bulan. belum rela belum tega.. apalagi orang-orang disekitar saya juga masih awam gentlebirth. mereka benar-benar mengerutkan dahi, heran ketika saya bercerita tentang keinginan yang dianggap tidak biasa. 

niat mencari bidan untuk membantu proses melahirkan memang sempat ada diawal kehamilan saya. mas ery juga mendukung.. sekali lagi bukan soal biaya, tapi soal keintiman dan kesakralan melahirkan. saya jujur iri setengah mati dengan mereka yang sukses ber-gentlebirth ria.. saya percaya melahirkan itu tidak se-drama adegan sinetron. tapi ini kehamilan pertama, sejujurnya saya belum punya cukup nyali untuk memutuskan dan menyerahkan sepenuhnya kehamilan ini pada seorang bidan yang bergelar senior sekalipun. semacam sudah tertanam pola pikir bahwa dokter spesialis kandungan pastilah lebih profesional dan mumpuni dalam menangani kelahiran. walaupun, saya tau dihampir semua negara maju.. seperti jerman dan belanda, hampir 90% proses persalinan dibantu bidan. dokter spesialis hanya untuk kasus persalinan yang benar-benar membutuhkan tindakan khusus. 

tapi akhirnya kebingungan membuat saya menyerah.

karena semua (calon) ibu akan mengalah demi apapun yang terbaik buat (calon) anaknya. saya memutuskan untuk tetap mempercayakan kehamilan saya pada dokter spesialis kandungan dan merencanakan kelahiran saya nanti di sebuah rumah sakit ibu dan anak. meskipun pada akhirnya saya (tetap) memilih dokter yang praktek di satu rumah sakit kecil yang tidak cukup populer. sebenarnya alasan kenapa saya memilih RSIA Tedja sederhana saja. saya suka suasananya.. homy, tidak besar, lokasinya juga strategis, dekat dari kantor, tidak jauh dari rumah. saya memilih dokter irna atas rekomendasi beberapa teman dan kerabat, kebetulan prakteknya pas dengan jam istirahat kantor, tidak harus lama mengantri dan tidak borongan memberi resep obat. cocok. tapi sayangnya hari ini saya dapat kabar mengejutkan, RSIA Tedja akan berhenti beroperasi per tanggal 10 Desember 2012. penyebabnya simpang siur, ada yang bilang karena lokasinya akan dijual dan dijadikan sebuah restoran oleh pemiliknya :(

selama enam bulan terakhir ini saya mengetahui perkembangan pagi lewat layar monitor mesin USG  dokter irna di RSIA Tedja. mendengar kabar RSIA Tedja akan segera ditutup membuat saya kembali memikirkan kemungkinan gentlebirth, rasanya seperti diamini. saya memang tidak pernah berfikir untuk melahirkan disebuah rumah sakit besar. dalam keadaan sehat saja, saya tidak pernah merasa nyaman ada di rumah sakit berkoridor panjang dengan banyak suster berlalu-lalang. apalagi nanti dalam kondisi kontraksi yang mengakibatkan nyeri. kalau hidup itu adalah benar sebuah pilihan, maka saya lebih memilih melahirkan disebuah rumah bersalin sederhana dengan bantuan bidan yang mengusung gentlebirth, inisiasi menyusui dini, rooming-in dan asi ekslusif. meskipun saya, mas ery, atau siapapun tidak pernah tau, apa yang akan terjadi nanti.. didetik-detik akhir menjelang persalinan. tapi setidaknya saya lega, bisa merencanakan pagi lahir ke bumi, dengan hati dan dengan apa yang saya yakini :)



*cheers!

but the show must go on

Monday, November 5

ceritanya piknik keluarga OSK yang dari tiga minggu lalu direncanakan terlaksana pada sabtu sampai minggu 3-4 November 2012 gagal dengan sangat mendadak. meskipun alhamdulillah gak gagal total juga sih.. itulah kenapa kita harus temenan sama orang-orang super kreatif yang punya database plan B, C, D sampai Z. sebenarnya memang tidak ada yang namanya kata gagal total dalam kehidupan kita, asal terbiasa dengan perubahan rencana yang tiba-tiba..  apapun yang terjadi the show MUST go on. walaupun gak jadi ke bogor, gak jadi hura-hura di pondok pinggir desa, tapi kita tetep jadi pesta.. tempat alternatifnya ya dimana lagi kalau bukan dilantai dua rumah saya. seru pake banget! dan inidia beberapa bukti betapa riuhnya pesta sembilan pemuda kemarin lusa.. 
 
 

tempat mereka berdiri itu lantai dua yang sehari-harinya jadi ruang macem-macem. ditutup dengan beberapa lembar besar kain lalu dihias dengan ornamen-ornamen festival yang dengan sangat niat dibawa sama laras dari kostannya. sebenarnya kain yang laras bawa kurang bisa menutupi dinding rumah saya tapi dasar pemuda banyak akal akhirnya si terpal mobil-pun dikaryakan. tuh lihat saja kain polos oranye yang warnanya udah busuk banget di pojok sebelah kiri hahahaha. kalo soal peralatan gak main-main loh.. OSK beneran konser, segala ampli, speaker, microphone, gitar, ukulele, harmonika, accordion, sampai piringan hitam lengkap dengan kaset lawasnya diangkut semua ke lantai dua rumah saya.


OSK sebenarnya cuma terdiri dari tiga personil, opan (yang pakai topi), budhi (yang pakai baju biru) dan john (yang pegang accordion).. sementara dua lainnya hadir sebagai bintang tamu, laras dan dhila. mereka punya band sendiri yang namanya helium adventure. aliran musiknya agak berbeda dengan OSK, meski sama-sama tidak biasa didengar telinga. ahhh, nanti kalau video klipnya sudah diedit sama lukas si manajer berwujud kucing saya pamer-pamer deh ke semuanya. soalnya ada bagian paling membanggakan dimana kami bersembilan nyanyi bareng lagu sountrack film mojako hahahahaha.


kalau difoto komplit, inilah penampakan kami bersembilan. empat orang yang tidak saya perkenalkan diatas adalah mas ery sebagai tukang sedia ini itu, saya, khris dan teh yuni sebagai panitia amunisi. memang semua makanan di pesta kemarin malam kami olah sendiri.. mulai dari pancake madu, cheese stick, sop jagung lengkap dengan garlic bread dan nasi goreng keju dengan ice lemon tea, beda niat sama hemat emang tipis banget sih hahahaha. anyway, bener deh, kalau punya temen tipe mereka gini dijamin awet muda. kemarin itu dari mulai mereka datang sampai petang mereka pulang full ketawa gak ada abisnya.. bahkan ketika mobil long jeep offroad segede gaban yang mengangkut mereka mogok dimalam buta, mereka masih tetep bisa becanda. 



*cheers!
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS