Pegawai Ngeri Sekali

3:01:00 pm

lagi musim penerimaan CPNS ya.. kebayang euphoria dan semangat pendaftarnya. saya jadi flash back ke dua tahun lalu, saat memutuskan resign dari tempat saya bekerja dan menjadi satu dari sekian ratus ribu pendaftar yang ikut mengadu nasib juga keberuntungan untuk merebut satu kursi disatu instansi. kalau ditanya kenapa dulu saya ngotot banget daftar CPNS jawabannya murni untuk memenuhi keinginan ibu.. sebelumnya ketika kuliah.. jangankan bercita-cita, kebayang untuk jadi pegawai negeri aja enggak sama sekali. yang ada dipikiran saya dulu, jadi pegawai swasta ternama dengan gaji delapan angka. jadi PNS? ahhh.. keburu males membayangkan harus bersaing dengan ratusan ribu orang yang kita gak kenal siapa, gimana, seperti apa dan mmmm.. titipannya siapa.

kenyataannya daftar CPNS itu memang gak ada indah-indahnya, yang ada justru bikin miskin. apalagi kalau memburu banyak instansi seperti saya tempo hari. tidak terhitung berapa jumlah uang yang harus saya keluarkan untuk menyewa jasa warung internet, ngeprint lamaran, membeli materai dan mengirimkan berkas dengan jasa pos kilat ke alamat tujuan, belum lagi ongkos yang harus dikeluarkan jika harus mengikuti test diluar kota. dalam kondisi pengangguran, hal itu jadi beban tersendiri buat saya karena mau gak mau harus terus-terusan minta uang ke orangtua. masalah lain yaitu kondisi mental yang drop karena berkali-kali gak lolos seleksi. paling malu ya sama siapa lagi kalau bukan sama bapak dan ibu, disisi lain saya jadi menyadari betapa berartinya dukungan ibu buat saya, ibu tidak pernah kecewa bahkan tersenyum tulus meskipun mendengar saya berkali-kali tidak lulus.

saya masih punya catatan dan kumpulan kartu ujian. pernyataan ini itu, keterangan kepolisian, surat bebas narkoba, surat lamaran yang ditulis tangan sehingga-jika-salah-harus-mengulang-dari awal, dan masih banyak surat-surat lain.. positifnya, karena banyak mendaftar saya jadi sering ikut ujian dan jadi banyak latihan mengerjakan soal ujian masuk CPNS, anggap saja try out, hahaha.. memang jadi pegawai negeri itu punya sensasi sendiri, ada sedikit kebanggaan karena bisa melewati puluhan kali test dan ujian, bisa menang melawan kondisi mental yang naik turun, dan akhirnya bisa diterima disatu instansi ternama. apalagi dibalik semua itu ada mimpi ibu. mimpi sederhana yang baru beberapa waktu lalu bisa saya cerna sempurna.. mimpi ibu agar saya jadi perempuan yang mengabdikan ilmunya, jadi istri yang bisa membantu meringankan beban suaminya, jadi ibu pekerja dengan jam kerja yang biasa. 

semoga teman-teman yang ikut test tahun ini kebagian rejekinya, saya ikut doain yang terbaik. tapi kalau seandainya belum berhasil jangan terlalu kecewa. don't expect too much adalah prinsip yang harus ditanam dikepala setiap habis mendaftar satu instansi. bukan tidak optimis, hanya saja dalam hal ini yang lebih dibutuhkan adalah sikap realistis. kerja apa dimana saja sama kok, asal kita enjoy dan bersyukur. kalau yang diterima jangan terlalu jumawa dengan 18 digit nomer induk pegawai yang diakui negara. seperti Pak Edison pernah bilang di satu sesi mata kuliah ketika saya mengikuti diklat prajabatan. PNS itu Pegawai Ngeri Sekali, semua tindak tanduk kita disorot masa, diamati media, seolah memang tidak boleh punya celah salah. lah kita bener aja masih banyak dihakimi apalagi kalau kita ikut-ikutan salah. NGERI :D 



*cheers!

You Might Also Like

6 comments

  1. hahah amin...
    aq juga ga niat mbak,, kadang mikir apaan tuh pake seragam ya tapi desakan org tua sebelum kawin :))))

    ReplyDelete
  2. klo PNS boleh labil enggak eeeaa kaka?? :)))

    ReplyDelete
  3. @ dedeph : nyoba gak ada salahnya dep, malah dianjurin banget buat ngilangin penasaran :))

    @ kakak arie : kamu emang masih labil ya? kebayang sih labilnya pemuda solo, sore-sore nongkrong di alun-alun sambil minum es kelapa muda dan ngeliatin tukang odong-odong x))

    ReplyDelete
  4. jadi keinget estafet ujian dari Bandung -> Madiun -> Kulon Progo -> Rembang yah kesempatan perlu dikejar itu esensi yg terindah menurutku :)

    ReplyDelete
  5. ternyata ibu nya mba ajeng sama juga kaya mama ku. Cuma bedanya mamaku kayanya kepengen banget anaknya jadi PNS. Tapi dari tes terakhir yang aku ikutin mama udah gk pernah "ngurusuhin" buat daftar CPNS lagi hehehehe

    ReplyDelete
  6. good posting xixixi... salam hangat ya :)

    ReplyDelete