bla bla bla craft

Monday, May 7


crafty days, dari namanya bisa ditebak kalau semua yang ada disini kental kreasi & imajinasi. crafty days adalah event yang diadakan setiap tahun di tobucil, tahun ini adalah tahun ke-6 dan baru tahun sekarang saya sempat mampir dan ikut workshopnya. acaranya memang tak semegah inacraft tempo hari, jumlah pengisi acara yang ikut dievent inipun tak terbilang banyak, hanya sekitar 15 stand. tapiiiiii jangan tanya soal apa yang mereka tampilkan diatas sepetak meja berukuran tak lebih dari 1x0.5meter yang disusun minimalis pada sebuah halaman yang tak juga besar. hampir semua sukses membuat saya iri dan histeris sendiri. bayangkan, rata-rata usia mereka (pemilik stand) tak jauh berbeda dengan usia saya sekarang, dengan ide, kreatifitas dan kerja cerdas diatas rata-rata pemuda pada umumnya. mereka sukses dengan cara mereka sendiri, memiliki satu label nama kreasi sendiri, menghasilkan pundi-pundi yang berawal dari hobi. entah apa lagi sebutannya selain mengagumkan!

 stand cemprut @ crafty days

saya memang pengagum kreatifitas, saya pencinta kain perca, penggila semua hal berbau craft dan handmade. saya punya cita-cita suatu saat nanti harus bisa bersanding dengan mereka dalam satu event yang sama. itulah kenapa event-event bertema craft dan handmade menjadi wajib kunjung buat saya, terutama yang berada dijalur indie. sama seperti musik, menurut saya indie crafter selalu punya warna dan keunikan sendiri. biasanya saya datang ke event-event tersebut bukan untuk berbelanja, kemarin juga saya hanya sekedar memanjakan mata, menciptakan kesenangan murah-meriah ala saya, menyatukan banyak ide yang berserakan dikepala, mengumpulkan banyak kartu nama lalu dengan rutin mengunjungi halaman-halaman maya yang mereka punya. setidaknya itu perlu agar semangat berkreasi saya tak mudah menguap lenyap. 

hasil berburu

di crafty days kemarin, saya ikut salah satu dari sekian banyak workshop yang mereka adakan. dari banyak pilihan workshop, saya memilih ikut puppet lantern. kenapa? karena saya terlanjur trauma sama workshop merajut yang punya level kesulitan setingkat mata kuliah aljabar linier. puppet lantern ini ceritanya membuat lentera dari bambu-bambu yang dibentuk menyerupai satu karakter tertentu sesuai keinginan kita. meski pada akhirnya harus mengakui bahwa sebagai orang dewasa, saya kalah imajinasi dibanding anak-anak usia belia. butuh waktu lama sekali untuk berfikir mau diapakan 8 buah rangka bambu lurus yang ada didepan mata sebelum akhirnya memutuskan untuk membentuk kerangka kepala harimau. workshop puppet lantern disponsori oleh papermoon puppet theater dengan fasilitator berperawakan mungil bernama mbak ria yang diimport langsung dari jogja. 

akhirnya harimau

sulit mencari alasan untuk tidak mengagumi orang-orang yang penuh kreatifitas dan punya imajinasi tinggi. dan penyakit kambuhan saya selalu kumat setiap pulang dari event bla bla bla craft macam kemarin, penyakit yang bikin kepala jadi penuh imajinasi dan mimpi yang berbaris mengantri untuk terealisasi. dari dulu mungkin cita-cita saya itu itu saja, jadi pegawai negara yang tetap bisa berkarya. berkarya lewat apapun, lewat tulisan, lewat kreasi benang jarum, lewat gerakan-gerakan akar rumput. cita-cita yang masih tetap sama, punya satu ruang kerja ceria lengkap dengan mesin jahit dan bermacam renda. lalu disana saya bisa membuat apa saja, apa saja yang saya suka. ahhh.. memangnya siapa yang tak ingin kaya materi? tapi saya lebih ingin jadi seseorang yang kaya kreasi.


*cheers!

1 comment:

  1. kunjungan gan .,.
    bagi" motivasi .,.
    jangan pernah mengeluh dengan apapun .,.
    tetaplah semangat dan nikmati semua.,.
    di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

    ReplyDelete

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS