celoteh sepatu

Friday, March 2

fashionable buat saya itu relatif. menurut saya seseorang yang percaya diri dengan gaya khasnya sendiri itu jauh lebih oke, berkarakter namanya. bukan hanya yang ikut sini sana karena tak mau kalah gaya. jangan berprasangka, ini bukan bagian dari sinisme saya terhadap perempuan full gaya. tapi dari dulu saya bukan penganut paham dress to kill dimana harus mati-matian bergaya demi terlihat wow dimata orang yang kita tak kenal siapa. hahaha.. saya bukan tak senang melihat perempuan bergaya, saya malah kagum dengan mereka asal tak berlebihan dan tetap bersahaja. yah, nilai ber-fashion saya sepertinya memang masuk kedalam zona degradasi. buat saya semua yang dipakai itu asal nyaman dan asal sopan.

rumus nyaman versi saya itu : jeans, kaos berlapis kemeja flanel, tas punggung dan all stars. tapi, tentu saja tak bisa setiap saat mengenakan rumusan diatas. makanya tetep harus ada kata sopan, sopan dalam menyesuaikan suasana juga tempat yang tepat. kalau sedang menghadiri sebuah resepsi ya saya menyesuaikan diri, kalau kerja ya tetap seperti bergaya seperti karyawan pada umumnya. walaupun sesekali jika ke kantor dengan bersepeda, maka sehari itu saya mengenakan sneakers, tak lain karena daypack saya tak cukup jika harus membawa pakaian ganti dan satu sepatu kerja. lagi pula bersneakers itu tak melulu berkesan tak resmi, lihat saja seorang Dahlan Iskan yang mengenakan sepatu kets saat pelantikan jabatan mentri tempo hari.

bicara soal sepatu, berapa banyak sepatu yang kamu punya? kalau perempuan, pastilah tak cuma satu dua.. saya juga, punya sampai beberapa. saya pecinta sepatu meski tidak semua jenis sepatu.. saya maniac flat shoes dan addicted sama converse all star. merek dan model sepatu yang satu ini mampu membuat saya tak berpaling selama hampir sebelas tahun lamanya, dari hari pertama berseragam putih abu sampai detik ini. apalagi saya termasuk yang percaya bahwa semakin pudar warna sepatu all star yang kamu punya, maka semakin keren dia. hahaha..  kalau flatshoes memang harus, sejak awal bekerja dipabrik saya punya mobilitas yang tinggi, dari satu  gedung kegedung lain. waktu itu hanya sehari saya bertahan mengenakan heels. hari-hari berikutnya flatshoes jadi yang paling juara. meskipun katanya heels bisa membuat seorang perempuan jadi lebih anggun dan seksi. ah tapi menurut saya perempuan anggun itu karena santun, perempuan seksi itu karena intelegensi dan percaya diri.


cheers!

3 comments:

  1. be your self! itu jauh lebih berkarakter heu
    setuju mbak ajeng :)

    ReplyDelete
  2. iyah.. tapi cukup tante rock n roll aja deh.. jangan sampe jadi nenek rock n roll wekekekek..
    tapi kangen sii juga pake converse, jeans &jacket plus postman bag T_T

    ReplyDelete
  3. suka bgt ma tulisan yg ini.. smpe skrg sy jg msh sering disangka "mahasiswa baru".. ato tmen SMA lama yg bilang "tampilan eLo kok dari dulu msh spt ini..." .. proud with my own style.. hhe

    ReplyDelete

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS