hajat komunitas

Wednesday, January 4



konsep awal sebenarnya lahir dari ego kami berdua. ketika awal merencanakan pernikahan, kami memang sudah enggan menggelar resepsi mewah didalam gedung. apapun yang terjadi kami hanya ingin sebuah resepsi sederhana, hangat dan akrab. kebetulan saya tau sebuah rumah nikah bernama rumah kebon cengkeh yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari rumah saya. sempat mengintip konsep tempatnya dari layar internet, lalu kami mampir untuk melihat "faktor kemungkinan", ah tapi tanpa basa basi kami langsung jatuh hati. sebuah rumah kayu dengan halaman besar, berhias hijau tanaman rumput dan semilir wangi cengkeh.

waktu itu kami sudah tau rumah kebon cengkeh adalah bukan tempat untuk resepsi dengan banyak tamu. kapasitasnya dibatasi, tak lebih dari 200 undangan. sedikit sekali memang untuk ukuran sebuah pesta pernikahan yang dihadiri rekan kantor, keluarga besar ditambah sahabat komunitas yang luar biasa banyak. tapi apa boleh buat, kami terlanjur cinta pada tempatnya. segala resiko seolah tak lagi tampak dimata.

baru setelah menghitung daftar tamu undangan kami sadar, ternyata makin hari daftar tamu makin bertambah dan terus bertambah. ternyata memang tak bisa sesederhana yang kami inginkan. ternyata menikah itu bukan cuma soal pesta atau resepsi, tetapi juga tradisi. untung saja, bu nani sang pemilik tempat bermurah hati. kami diijinkan membuat resepsi dari pagi hingga malam hari. alhamdulillah, kami segera atur strategi untuk mewujudkan mimpi yang tadinya nyaris diambang mustahil. mau tak mau resepsi akhirnya dibuat jadi dua sesi, siang dan malam. siang adalah acara benar resepsi. dihadiri keluarga besar dan rekan kerja. seperti standar tradisi orang indonesia.

acara malam, kami lebih senang menyebutnya syukuran atau hajat komunitas. karena acara akan berlangsung dengan sederhana, yang kami undang adalah teman-teman dari berbagai komunitas. pengisi acara dan panitia juga kami ambil dari lingkaran komunitas. the power of folks! ada banyak tamu istimewa yang datang dari berbagai kota, ada banyak keceriaan yang kami hadirkan di syukuran sabtu malam nanti, ada ribuan detik kenangan dalam penggalan film bisu yang akan berputar sepanjang malam, ada suguhan manis yang diwakili kue balok dan cemilan bertabur gula, ada bercangkir-cangkir kehangatan dari kopi aroema juga bandrek juara. jadi? datang ya!



*cheers!

2 comments:

  1. ugghhh... so sweet... insyaAllah dateng.. doain yaa biar aku juga bisa lancar ke bandung nyaa amiinnnn
    :*

    ReplyDelete
  2. Suka bgd ama blognya..rencananya aq jg mau ngadain acara diaitu.bisa minta reviewnya ga?klo bs ada list vendornya mba

    ReplyDelete

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS