bebas polusi udara, tapi...

Monday, May 30

car free day, fenomena yang sedang ramai digalakkan di berbagai kota besar beberapa tahun belakangan ini. dengan tujuan mengurangi polusi udara yang merajalela, menurut hemat saya car free day nyaris berhasil mencapai tujuan awalnya. membuat prosentase kebiruan langit kota bandung meningkat beberapa persen dibanding hari-hari biasa. mengkampanyekan hidup sehat dengan senam, berjalan kaki pun bersepeda. lalu kenapa hanya nyaris? tentu kita semua tidak bisa menutup mata, dibalik kesuksesan car free day mengurangi polusi udara, muncul permasalahan baru yang menjadi momok kota bandung soal volume sampah. bagaimana tidak.. car free day yang diadakan setiap hari minggu selama 4 jam di sepanjang jalan dago mau tidak mau memberi inspirasi juga peluang untuk para pedagang kuliner bandung. ragam stand kuliner semarak seolah ikut mendukung acara yang sudah diamini antusiasme masyarakat kota bandung. jajanan banyak tersaji diatas gelas, piring dan kemasan plastik sekali pakai ditambah banyak pihak yang ikut berkepentingan menjadikan car free day sebagai tempat ideal melakukan promosi, menyebarkan pamflet-pamflet dari kertas berwarna namun akhirnya hanya terbuang tanpa sempat dibaca. dan sampah seolah jadi masalah yang tidak bisa dihindari. sebuah pekerjaan rumah untuk kita semua..


*cheers!

temans

Tuesday, May 24


“Truly great friends are hard to find, difficult to leave, and impossible to forget.”

jadi diatas ini adalah foto beberapa tersangka yang doyan banget gangguin saya kerja dengan komen-komen bodoh mereka di facebook. terutama rahyang (yang berdiri tepat dibelakang saya) dan irfan (yang pake kaos bola wana item), durhaka banget deh dua orang itu sama saya. saya sampe puas diliatin orang kantor karna sering ketawa sendiri di ruangan kerja. padahal gak lain dan gak bukan akibat ulah mereka berdua perang komen. iya, mereka adalah alasan kenapa saya mengalah, kembali mengaktifkan account facebook yang sempat keukeuh saya deactive dua bulan lamanya. mereka yang difoto ini adalah salah satu lingkungan terbaik saya. yang selalu bikin notes saya penuh dengan list to do setiap minggu. yang selalu bikin jadwal weekend saya padat merayap. yang pada hobi dateng ngaret dua jam! dua jam! tapi saya sayang mereka.. saya senang dan beruntung sekali bisa kenal sama mereka semua.oyah, ini foto sebenernya gak lengkap. sebenernya sih masih lebih banyak lagi personilnya, nanti kalo ada foto lengkapnya.. saya pamerin lagi :)

setiap liat foto ini dan foto lain yang sedang beramai-ramai, rasanya jadi ingin sekali flash back mengulang waktu. karna setiap sedang foto beramai-ramai, perasaan saya pasti sedang sangat gembira saat itu. ahh.. jadinya tak henti saya bersyukur. bersyukur atas apa yang ada dan tidak ada dalam hidup saya. atas semua yang datang dan pergi, bersyukur atas apa yang terjadi maupun yang sedang saya cari.. atas keluarga, teman, sahabat dan mereka yang ada disekeliling saya. bersyukur atas semua yang selalu memberi, mengajari dan tak henti memberi inspirasi. 


*cheers!

akhirnya bumi manusia

Monday, May 23

saya bukan termasuk orang yang senang baca buku atau novel, apalagi sampai mengkoleksi ribuan jenis di lemari atau rak yang tersusun rapi. saya lebih senang menyewa buku, membacanya dirumah selama beberapa hari, lalu dikembalikan dan selesai urusan. tapi saya punya pengecualian untuk beberapa penulis, saya suka trinity dengan gaya bahasanya yang ringan dan menghibur, saya suka pidi baiq, yang jujur dalam penyampaian cerita dengan bahasa yang pidi sekali. saya pengagum remy sylado yang karyanya seolah menarik kita untuk berimajinasi ke jaman yang mungkin eyang putri saja belum merasakan oksigen dunia. juga pramoedya ananta toer, yang karya roman tertraloginya sudah saya cita-citakan sejak beberapa tahun yang lalu. untuk semua penulis yang saya kagumi itu, saya tidak membaca bukunya dengan menyewa, saya rela menunda membaca meskipun ada yang bersedia meminjamkan dengan cuma-cuma hanya karna saya bertekad memiliki wujud bukunya. saya menabung, membeli dan dengan bangga menyusunnya di lemari kecil koleksi buku saya ketika sudah selesai membaca. 

sabtu malam kemarin akhirnya salah satu impian lama saya terwujud. dengan sadar saya memborong roman tetralogi pramoedya ananta toer, walaupun selalu feel guilty tiap lihat struk belanja bukunya dengan total beratus-ratus ribu. tak apalah, untuk yang ini saya ikhlas hidup berhemat-hemat. apalagi pramoedya dengan struktur kata juga ceritanya yang bikin imajinasi meledak-ledak membayangkan indonesia di abad ke 19 dan saya makin mencintai negara ini karenanya. tak salah rasanya saya memilih untuk membeli buku yang isinya menyoal budaya jawa dahulu dimana perempuan tidak punya hak apapun atas bicara apalagi mengambil keputusan, kepercayaan kuat akan leluluhur, kebudayaan jawa yang luar biasa, karakter masyarakat aceh yang mengagumkan. membacanya sekaligus membuat saya menyadari betapa eropaisme sudah merajai bangsa indonesia sejak dulu.. tentang hukum dua sisi mata uang berlaku disegala jaman tidak ada yang seratus persen baik pun sebaliknya, juga ketidak adilan yang suatu mendarah daging dalam kelompok besar manusia. diakhir saya membaca roman bumi manusia untuk kesekian kalinya saya menyetujui teori bahwa sekolah bukan satu-satunya cara untuk menjadi bisa.  


  












"Berterimakasihlah pada segala yang memberi kehidupan."
— Pramoedya Ananta Toer

lagi lagi sepeda lagi

Thursday, May 19

hobi baru bersepeda membuat saya seperti kena demam benda roda dua itu. semua yang ada hubungannya dengan sepeda saya cari, komunitasnya, rutenya, sampe kaos-kaos dengan tema sepeda juga saya buru. saya juga gak lupa request langsung kaos kampanye sepeda ke pemilik brand baong bandung, teman baik saya, bardjo.. yang gak cakep tapi alhamdulillah punya pacar. ahahaha.. bardjo ini korban kedua yang saya racuni untuk menerapkan pola hidup sehat anti galau dengan bersepeda, setelah sebelumnya saya berhasil membuat bobby benerin sepeda yang udah lima tahun nongkrong di gudang rumahnya. trus minggu depan, iduy satu lagi teman baik saya yang bulat dan lincah yang juga udah niat ngerakit sepeda murah meriah yang penting bisa digoes hahaha.. miris. 

bersepeda itu melelahkan sekaligus menyenangkan.

rasanya hampir sama seperti ketika saya melakukan ekspedisi mendaki puncak-puncak tertinggi di beberapa provinsi jaman SMA dulu. ketika berjalan mendaki menerobos hutan rimba ditemani dingin hujan dan binatang-binatang malam, merasakan lelah dan perasaan rindu rumah, lalu dengan nafas yang terengah-engah saya mulai berjanji untuk tidak naik gunung lagi dikemudian hari, saya berjanji untuk menghabiskan waktu liburan berikutnya dengan lebih bijak dan normal seperti perempuan remaja seusia saya pada umumnya. tapi ketika saya sampai di puncak gunung, di tempat yang saya sebut negri diatas awan. saya melupakan lelah dan liburan normal lalu janji sayapun berganti jadi ikrar "suatu saat saya harus kesini lagi.." hahaha.. labil. nah, bersepeda mirip rasanya dengan itu semua. pas dilakuin cape.. keringetan.. nyiksa.. tapi pas udah sampe rumah kepengen lagi.

saya memang gak sampe jadi fanatik dengan tiap hari menggunakan sepeda kemana-mana lalu jadi anti kendaraan berkarbon. alhamdulillah saya masih sayang sama betis dan masih logis. kalau kira-kira saya punya banyak janji dan membutuhkan ketepatan waktu yang akurat, ya saya pake motor demi memperlincah perpindahan. fakta yang baru saya tau yaitu bersepeda sebagai obat anti galau, yang broken heart mau dengerin lagu menyayat sekalipunm dijamin gak bakal ngefek sampe ke hati, karna udah keburu cape ngegoes. lagian mana enak sih patah hati sambil keringetan, pasti gak dapet feelnya. hahaha.. ada satu lagi alasan kenapa saya senang bersepeda karna menurut saya bersepeda (seolah) bisa memperlambat waktu. saya sih jujur bosen dengan kehidupan orang kota yang semuanya serba cepet, gak mau repot dan serba instan. dengan bersepeda saya membuat minimal satu dua hari dalam seminggu di hidup saya jadi lebih santai.

jadi kapan kalian mulai bersepeda?  



*cheers!

yang muda yang segalanya

Wednesday, May 11

kamu masih muda? kalau jawabannya iya. maka beruntunglah kamu. 

karna yang muda adalah yang punya segalanya. cuma yang muda yang punya keberanian penuh, punya semangat yang seolah gak ada habisnya, yang berani bermimpi tinggi, selalu ingin tau tentang banyak hal didunia, yang punya keinginan untuk ini dan itu tanpa terbatas oleh apapun. bebas.  pasti pernah denger kata-kata orang dewasa yang selalu menyelipkan slogan "mumpung masih muda.." diantara kalimat petuahnya. pernah juga dong pasti dikasi tanggung jawab besar dengan alasan "yang muda aja deh, kita ngikut.." dan pasti gak lupa juga sama kalimat pasrah orang tua "namanya juga anak muda" ketika kita melakukan hal-hal yang menurut mereka gak masuk akal dan tanpa perhitungan matang.

seolah selalu ada kesempatan, tantangan & toleransi untuk mereka yang berstatus muda. karna itulah, saya ingin menjadi muda untuk selamanya.


*cheers!

espose, jazz up ethnic philosophy

Monday, May 9

saya yakin gak cuma blog ini yang ngereview acara espose sabtu malam kemarin, sebuah acara pagelaran musik yang mengusung tema jazz up the ethnic philosophy, dengan mahasiswa/i ekonomi studi pembangunan universitas padjajaran sebagai penyelenggaranya. menurut saya acara espose kemarin nyaris tanpa cela dari segi kesiapan panita pun penyanyi pengisi acaranya. mengadakan acara sebesar itu tentu bukan hal yang mudah, tapi kenyataannya panitia yang masih pada kuliah di semester muda itu bisa *applause*. mendatangkan endah rhesa, andien, barry likumahua project, glenn fredly juga tentunya.. penjualan tiket sampe sold out jauh hari, calo aja gak kebagian. acaranya menurut saya sukses, keren banget deh.

penampilan pertama yang saya lihat adalah pasangan paling bikin sirik, endah resha. pertama kali denger lagu mereka berdua itu sekitar dua bulan lalu dan saya langsung jatuh cinta.. sangat simple dan easy listening banget. cocok didengerin siang-siang di jam kerja sambil makan kue coklat trus chatting sama orang-orang terdekat yang terpisah jarak *trus kerjanya kapan? hahahaha*. jadi duo endah resha ini jelas bikin semua yang nonton memenuhi aula sasana budaya ganesha ngiri banget, endah resha adalah satu dari seribu, mereka suami istri mereka jenius dalam bermusik mereka punya karakter unik dan mereka terlihat sangat romantis satu sama lain. sempurna! lagu terbaik yang kemarin dinyanyikan di panggung espose menurut saya adalah wish you were here.. romantis banget.

yang bikin sirik, resha - endah

lalu yang gak kalah manis romantis adalah andien dengan kostum dan suara yang seksi. saya wondering, kok andien itu ketawa, ngomong biasa dan nyanyi bisa sama-sama merdu. jangankan nyanyi, saya ngomong aja bisa minder kalo sebelahan sama andien. belum lagi penampilan andien diatas panggung yang ngegemesin. bikin temen temen cowo yang duduk disebelah saya jadi kampungan dan bolak balik ngasi gambaran, gimana kalo saya yang ada diatas panggung pake heels, bergaya seperti andien *sambil sesekali koprol* hahaha. kalo saya suka andien karna pemilihan kata dan kalimat dilagunya bagus, gak cengeng dan tetep cewe banget. oyah, tentunya saya berhasil bikin sahabat saya septi ngamuk karna sebenernya dia yang ngefans berat sama andien, tapi saya yang nonton. ya anggep aja diwakilin :p

diem aja seksi, apalagi nyanyi

next adalah penampilan barry likumahua project, wah udah deh spektakuler. keren banget titik! aksi panggungnya, kualitas musiknya, lagu-lagu yang di arransemen juga luar biasa. apalagi mas barry'nya itulohhh.. cakep. sukses deh bikin saya melongo, takjub banget juga sama suara matthew dan barry. seperti kebanyakan band pria pada umumnya. barry likumahua project juga punya satu personil yang dari awal masuk sampe akhir diteriakin histeris sama penonton cewe, adalah dennis junio sang pemegang saxophone yang pas dia senyum, semua penonton cewe yang berdiri di area festival langsung teriak kenceng banget. bobby yang waktu itu duduk disebelah saya dan sudah banyak makan asam garam dalam hal nembak ditolak pun langsung memikirkan kemungkinan les saxophone biar bisa nyaingin dannies. saya sih pesen aja sama bobby bahwa melakukan hal yang sia-sia itu merupakan perbuatan dosa. hahahaha.. 

pria-pria bertalenta idaman wanita

daaaaaaaan yang paling ditunggu sama orang-orang patah hati malam minggu kemarin tentu saja glenn fredly dengan suara dan lagunya yang menyayat hati. glenn baru nongol jam setengah 12 malem. itu sih yang lagi punya perasaan galau *seperti saya* berasa diulang tahunin. jadi makin miris, makin sakit dan makin menyayat, hahahaha. denger dari mp3 aja udah sadis kan yah.. apalagi denger glenn nyanyi live. beuh.. mampus deh pokoknya. tapi glenn adil kok, dia gak cuma nyanyi lagu-lagu tragis tapi juga lagu yang bisa bikin penonton bersemangat menikmati. tapi emang beneran beda yah suara penyanyi berkualitas sama penyanyi yang nyanyi karna industri doang. glenn kemarin nyaris menyanyikan lagu tanpa jeda dengan kualitas suara yang stabil dari awal sampai akhir. standing applause!

mas glenn menyayat hati. haha..

jadi dari keseluruhan acara espose saya kasi nilai 9. dihitung dari harga tiket yang murah dan penyanyi pengisi acaranya yang luar biasa. dikurangin satu karna aer minum gak boleh dibawa masuk. aqua yang baru saya beli dan belum dibuka terpaksa harus ikhlas di setor ke panitia. oyah, acara espose ini selesai tepat jam setengah satu malam. hahaha.. saya gak nyangka acara bakal berlangsung selama itu. maklum anak baik-baik.. ini pertama kalinya saya nonton konser musik sampe dini hari dan ternyata menyenangkan sekali. ayo dong mahasiswa/i bandung dari universitas lain jangan mau kalah.. bikin acara begini lagi, yang lebih spektakuler dengan harga tiket yang lebih murah lagi kalo bisa :p

kebiasaan : nyimpen tiket meskipun udah kucel 


*cheers!
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS