garasi inspirasi

Friday, December 9

akhir desember biasanya musim orang bikin resolusi, sayapun sama.. meski hari ini masih belum masuk kedalam kategori akhir desember, tapi gapapa kan saya curi start? :p jadi salah satu cita-cita terbesar saya ditahun 2012 adalah punya semacam tempat untuk anak-anak berkumpul, tempat untuk mereka bebas membaca, bercerita dan bergembira. menurut saya, anak-anak yang cerdas adalah anak-anak yang bisa dengan mudah dan gembira bercerita tentang apa saja. soal darimana mereka bisa punya database cerita salah satunya adalah dari membaca, dan itu yang ingin saya fasilitasi. 

jujur, saya sendiri bukan tipe addicted to book, koleksi buku saya tidak banyak, dalam sebulan saya maksimal membaca tiga buku, itu juga hanya buku ringan tentang sebuah perjalanan bukan roman. membaca beritapun saya enggan, ritual tiap pagi memang membuka situs berita online, tapi yang saya baca hanya judul per judulnya saja. isi dan alur beritanya seperti sudah bisa ditebak tanpa harus dibaca. saya juga bukan yang mudah bercerita, saya bukan ahli deskripsi, dongeng apalagi. repotnya lagi saya bukan tipe orang yang mudah dekat dengan anak-anak, sekedarnya saja.. kadang saya masih sering bingung bagaimana caranya supaya bisa jadi yang menarik perhatian anak-anak, saya kikuk. akhirnya memilih cari aman dengan tidak menyapa mereka.

tapi semenjak dirumah ada dek diah, saya jadi tau betapa susahnya mengajari seorang anak untuk jadi "pintar" dengan membaca tanpa mereka merasa terbebani dengan satu kata : belajar. karena menurut anak-anak membaca itu sama artinya dengan belajar dan itu membosankan. jadi baru-baru ini metode belajar dek diah saya ganti dengan cara bercerita. tapi tetap saja tidak mudah, tidak semudah yang saya bayangkan sebelumnya. bercerita atau mendongeng itu susah.. trust me! gak cuma soal mengarang isi cerita supaya ada esensi moral dan pelajaran yang dapat dipetik didalamnya tapi juga soal menarik fokus supaya dek diah mendengarkan dengan tulus sampe akhir cerita, nah bagian itu yang susah luar biasa. sepertinya saya perlu belajar ekspresi dan tonasi tinggi rendah suara.

balik lagi ke resolusi yang akan saya beri nama garasi inspirasi, ide awalnya bermula dari lemari yang menempel permanen di sudut garasi, dulu isi lemari itu adalah seperangkat alat-perang-mesin-mobil-tua kepunyaan bapak. tapi semenjak bapak lebih sering bolak balik jogja jakarta dan tidak ada lagi mobil tua yang harus dibenahi setiap hari, akhirnya si lemari jadi tidak terpakai, dibukapun hampir tidak pernah. saya membayangkan pasti senang rasanya jika lemari itu dipenuhi banyak buku cerita juga ensiklopedia. bisa dibaca bersama sambil duduk melingkar dan tertawa di lantai garasi beralas karpet warna warni. ah, ya.. semoga saja :)


*cheers!

1 comment:

  1. wuah, sy udah ga mau lg buat resolusi2.
    seperti beharap terlalu berlebih, nanti kalo ga kesampean malah jd beban.
    etapi org yg berani buat resolusi termasuk org yg positif lho :)

    ReplyDelete

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS