mencintai jalanan

8:45:00 am

"dijalanan, tak peduli siapa.. semua boleh saja" - gambar : link

menurut banyak teori, sebenarnya yang paling menarik di-se-isi dunia ini adalah manusia dan tingkah lakunya. kalau saya punya spesifikasi yang lebih mengerucut, buat saya manusia memang menarik, tapi yang paling menarik dari manusia itu adalah sisi jalanannya. hampir semua manusia pernah berpindah dari satu tempat ke tempat lain, ada yang hanya sesekali, ada yang hampir jadi rutinitas setiap hari. semua manusia pernah melalui proses berjalan dan dijalan. tapi hanya sedikit yang bisa menikmatinya.

untuk sebuah rutinitas, jalanan memang jadi tempat paling menjemukan. angkot ngetem, pengemudi motor sembarangan, tukang becak bikin macet, mobil pribadi bikin jalan makin penuh, bus kota yang mengeluarkan asap hitam, pedagang kaki lima menyumbang keruwetan, belum lagi soal panas matahari dan perannya sebagai pelengkap penderita. semua hal menyebalkan memang seolah bergabung jadi satu dijalanan.

semua perwakilan karakter manusia juga ada di jalanan. yang tidak sabar membunyikan klakson berkali-kali ada banyak sekali. yang hanya bisa pasrah geleng-geleng kepala juga sudah sering terlihat. jalanan adalah tempat bersatunya semua manusia dengan beragam profesi. pengusaha, pemulung, pengamen, pelajar, pencopet, pedagang asongan dan banyak lainnya. coba kalian ingat-ingat, dimana lagi tempat paling komplit dengan ragam karakter dan kedudukan selain dijalanan? jalanan memang tempat paling terbuka, tak peduli siapa, semua boleh saja ada disana.

nah menurut saya semua hal sederhana dan hal biasa yang ada di jalanan itu yang sangat menarik. kalau sedang bosan dirumah, saya beberapa kali bersepeda hingga larut.. atau sering mengendarai motor kesana kemari tanpa tujuan. aneh memang, tapi buat saya jalanan adalah tempat terbaik untuk bersyukur dan bercerita.  


*cheers!

You Might Also Like

1 comments

  1. Setujuuu. Apalagi kalau macet, saya jadi menemukan 'diri saya sendiri' lagi di jalanan :))

    ReplyDelete