bebas polusi udara, tapi...

Monday, May 30

car free day, fenomena yang sedang ramai digalakkan di berbagai kota besar beberapa tahun belakangan ini. dengan tujuan mengurangi polusi udara yang merajalela, menurut hemat saya car free day nyaris berhasil mencapai tujuan awalnya. membuat prosentase kebiruan langit kota bandung meningkat beberapa persen dibanding hari-hari biasa. mengkampanyekan hidup sehat dengan senam, berjalan kaki pun bersepeda. lalu kenapa hanya nyaris? tentu kita semua tidak bisa menutup mata, dibalik kesuksesan car free day mengurangi polusi udara, muncul permasalahan baru yang menjadi momok kota bandung soal volume sampah. bagaimana tidak.. car free day yang diadakan setiap hari minggu selama 4 jam di sepanjang jalan dago mau tidak mau memberi inspirasi juga peluang untuk para pedagang kuliner bandung. ragam stand kuliner semarak seolah ikut mendukung acara yang sudah diamini antusiasme masyarakat kota bandung. jajanan banyak tersaji diatas gelas, piring dan kemasan plastik sekali pakai ditambah banyak pihak yang ikut berkepentingan menjadikan car free day sebagai tempat ideal melakukan promosi, menyebarkan pamflet-pamflet dari kertas berwarna namun akhirnya hanya terbuang tanpa sempat dibaca. dan sampah seolah jadi masalah yang tidak bisa dihindari. sebuah pekerjaan rumah untuk kita semua..


*cheers!

1 comment:

  1. pekerjaan rumah buat lo aja jeng..... wkwkwkwkwk

    ReplyDelete

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS