resign

Saturday, November 27

berita baik datang, alhamdulillahirobbilalamin..

saya tak berhenti mengucap syukur dan tersenyum sepanjang hari. ya, saya memang sedang bahagia, luar biasa rasanya. apa yang saya targetkan dan yang saya perjuangkan selama ini berbuah manis. tak lama lagi saya akan resign! resign dari status pengangguran yang sudah setia ngikutin saya sejak beberapa bulan terakhir. alhamdulillah, saya diijinkan mengabdi di kementrian pendidikan dan berkantor di institut teknologi bandung.

terimakasih doa dan support'nya temen temen. semua ini saya persembahkan untuk ibu, yang selalu bisa membesarkan hati saya dengan cara'nya yang luar biasa. lagi lagi kalau bicara soal rejeki, percayalah tuhan itu adil.. dan stop berdebat soal itu :)


*cheers!
Sent from my BlackBerry® smartphone

sukses buat saya

Thursday, November 25

yang namanya ukuran sukses tiap orang itu memang beda-beda. ada yang bilang sukses itu diukur dari prestasi, sebagian berpendapat sukses itu materi sehingga yang lainnya (diperkirakan) akan ikut sukses dengan sendirinya.. ada juga yang mengukur sukses dari kedudukan, jabatan, gelar, pangkat, gaji, golongan *keracunan pns-isme*. ada yang bilang sukses itu keluarga, ada yang kolaborasi banyak hal sampai nyaris sempurna.. ya materi, ya jabatan, ya agama, ya keluarga dan erm, masih banyak banget ukuran sukses lainnya. semua sahsah aja menurut saya.

oke.. mari bercerita tentang kesuksesan versi saya dimulai dari ketika saya masih lugu dan bersahaja dengan seragam putih abu *ayee*. entah kenapa dari dulu saya memang gak pernah terobsesi untuk sukses di bidang akademik. sebenernya bukan karna gak punya cita cita jadi pinter, bukan juga karna minder.. alasannya karna saya gak punya alasan untuk jadi juara kelas. ibu sama babe gak pernah mewajibkan anak-anaknya untuk jadi nomer satu. ibu mengajarkan saya harmoni dan dinamika masa remaja. semua boleh asal seimbang. boleh nakal asal nilai baik, boleh bolos sekolah asal gak ketinggalan sholat, boleh aktif di organisasi asal tetep rajin mengaji. see? betapa beruntungnya saya..

waktu saya SMA, ketika teman teman saya mengejar prestasi akademik untuk bisa jebol PMDK (ujian masuk perguruan tinggi tanpa test) saya malah asik mengatur rute ekspedisi, mendaki puncak puncak tinggi demi bisa dapet slayer dewa, tanda saya sudah bergelar senior. lalu ketika banyak teman berlomba menjadi bagian dari organisasi terbaik di sekolah (PMR dan OSIS) saya malah ikut SWAPALA (siswa pecinta alam) yang akhirnya malah bikin saya sukses bolak balik dipanggil ke ruang wakasek, dijemur dilapangan karna rajin tawuran :D

kuliahpun sama.. beberapa teman mengejar angka cum laude, katanya biar keren kalo wisuda (karna si predikat cum laude bakal disebutin di depan banyak undangan) lalu beberapa berjuang mendapatkan beasiswa, yang menurut saya gak layak.. lah wong berkendaraan, berponsel bagus, hidup berkecukupan kok bisa dapet beasiswa.. kalau uangnya cair malah dibuat traktir temen-temennya maen bilyard. mending saya milih jalan lain, jadi mahasiswa sukses dengan jadi aktifis himpunan.. bikin kegiatan ini itu mulai dari yang legal seperti masa orientasi, seminar dan workshop.. sampe yang ilegal seperti malam keakraban (makrab) dengan ancaman drop out! kalo dipikir-pikir saya dulu memang nekat. jiwa aktifis saya membara dan bergelora sekali.. hahahaha *plak!*

tiba dimasa saya bergelar sarjana. hampir semua teman saya bekerja dengan penghasilan sebagai orientasinya. berjuang untuk bisa dapet gaji berkali lipat, standar gengsi lulusan baru lah.. belum sukses kalo belum dapet gaji dengan nominal diatas X rupiah atau bekerja di perusahaan Y International. saya malah dengan senang hati bekerja di pabrik cat lokal.. penghasilan mentok di kata cukup.. tapi saya bekerja dengan gembira sambil sesekali sukses ber-traveling. melakukan perjalanan kesana kemari mengunjungi berbagai tempat menemukan banyak hal seru yang benar benar baru.

sampai jadilah saya sekarang ini. si pengangguran yang juga sukses. sukses menjaga semangat tetap ada untuk terus dan terus melamar pekerjaan.. lagi dan lagi ikut ujian.. sabar dan lebih sabar nunggu pengumuman. karna sukses bukan cuma dilihat dari hasil akhir tapi juga dari rangkaian proses panjang berliku yang dilalui. sukses buat saya adalah apapun. apapun yang bisa saya lakukan dengan enjoy, gembira dan bertanggung jawab ;)



*cheers!

terimakasih selasa

Wednesday, November 24

00:29

tidak ada yang istimewa di selasa yang baru saja berlalu. saya menemui selasa pagi seperti biasa, dengan sinar matahari terlihat malas karna tertutup awan abu abu. menyantap sarapan seperti biasa, diiringi channel kartun favorit di salah satu tv swasta. menghabiskan beberapa menit waktu saya untuk menyapa bruno dan habib juga sepetak kebun yang ada di seberang rumah. menjalani ritual siang yang biasa.. menyapa dia, mereka dan beliau yang jauh disana, melihat tayangan berita untuk sekedar update wacana. lalu sorenya seperti biasa.. memulai aktifitas, mengatur rute untuk pergi menepati janji, di awal malam malah harus tersenyum dingin dibasahi sang hujan.

sudah larut malam ketika saya malah berlama lama mengudara di dunia maya bersama si sahabat yang kemarin dulu sempat ikut cari pahala jadi relawan bencana, mendengar babak baru cerita dari sahabat yang satunya lagi.. berusaha membuat satu sahabat tetap tersenyum dan ikhlas menerima apapun yang digariskanNya, berteriak bahagia sekaligus bangga karna sahabat yang lainnya lagi berhasil jadi abdi negara, lalu meneruskan beritanya ke sahabat saya yang juga sahabatnya. ahh.. ya ampun! alangkah banyak sahabat yang saya punya. yang sebenarnya selalu membuat hari yang saya lalui jadi genap, bulat sempurna dan luar biasa.

ketika selasa nyaris habis.. saya malah merasa dia begitu istimewa. mungkin saya tidak akan pernah menyadari betapa beruntungnya saya, tanpa hari selasa :)














*cheers!

dua puluh empat :)

Thursday, November 11

alhamdulillah, tahun ini  masih dikasih kesempatan untuk bertemu hari pembulatan sekaligus pengurangan usia. satu hari dengan ritual yang nyaris selalu sama, menunggu siapa yang berhasil membuat handphone saya berdering pertama kali. lalu menerima ucapan selamat disertai doa dan harapan yang biasanya dikirim secara borongan, bikin saya bolak balik bilang "amiiin" sambil tersenyum gembira

alhamdulillah, tahun ke dua puluh empat ini luar biasa! pertama kalinya saya merayakan ulang tahun di kota yang asing, ditengah orang orang yang baru saya kenal dalam hitungan jam, di kamar yang bukan kamar saya, di pagi yang tidak ada ibu, babe, mbak, masdim, bahkan bruno. di sebuah ruang tamu sederhana dengan nasi goreng, kerupuk, segelas teh manis dan tawa renyah mereka yang mengudara

alhamdulillah, bahkan menunggu solusi birokrasi selama dua jam tidak membuat saya mengutuk hari ini, atau ketika harus duduk membungkuk berjam jam sambil terus coba konsentrasi menyelesaikan ratusan soal yang tidak masuk akal. akhirnya main tebak tembak, kumpulkan, lalu pulang dengan berjalan kaki sampai lapar dan benar benar habis energi.. haha..

alhamdulillah, sampai lelah si ibu jari melompat sana sini untuk membalas dan mengamini semua doa yang mereka kirimkan, itupun belum semuanya. semoga saja mereka mengerti. yang terpenting jangan jadi kapok mengirimi saya doa, untuk tahun tahun berikutnya nanti. dan akhirnya makin sempurnalah hari ini dengan menyempatkan diri mengajak mereka yang saya temui untuk berbagi. memberi sedikit saja yang mereka punya untuk pesan kavling di surga :D

alhamdulillah, betapa Tuhan itu adil karna tak pernah memberi batas mutlak untuk rasa bahagia. tidak harus yang punya segalanya, tidak harus yang ditengah keluarga, tidak harus dengan hari yang sempurna.. semua bisa bahagia :)


*alhamdulillahirabbil'alamin
Sent from my BlackBerry® smartphone

macam macam soal (yang) macam macam

Tuesday, November 9

sudah ada banyak sekali test saringan masuk pegawai yang saya ikuti sejak pertengahan tahun ini. mulai dari departemen, kementrian, badan, komisi atau lembaga independen yang ngurusin bidangnya masing-masing. karna ini adalah tahun pertama saya mencari peruntungan di dunia calon pegawai negeri sipil, tentu saja ini jadi pengalaman menarik. salah satu yang paling menarik adalah soal ujian saringan masuknya rata-rata pengetahuan umum yang sering kita anggap remeh, tapi pada kenyataannya sulit sekali.

bayangkan di beberapa kali ujian, saya menemukan macam macam soal (yang) macam macam, seperti :
1. berapa diameter uang koin Rp.50,-?
2. siapakah penemu radio?
3. berapa kali UUD'45 di amandemen?
4. penyebab terjadinya operasi gagak?
5. nama danau terdalam di dunia?
6. empat partai politik peraih suara terbanyak pada pemilu pertama?
7. alasan khusus pecahnya perang dunia I?

dan masih banyak soal yang WOW lainnya. soal-soal jaman kita masih pegang buku ilmu pengetahuan sosial terpadu. kalau mbah google tersedia di depan kita, pastilah si mbah tau jawabannya. tapi kalau yang ada di depan mata hanya alas papan, pensil 2B, penghapus karet dan kartu tanda ujian? saya yakin meskipun soalnya dipermudah dengan menampilkan beberapa pilihan, pasti banyak yang main tebak tembak untuk cari kesimpulan jawaban. hahahaha..

kalau saya ambil positifnya saja. setiap sudah selesai mengikuti test, sampai rumah mau gak mau saya cari tau jawaban yang benar, daripada seharian gak enak makan dan tidur karna penasaran :D akhirnya jadi banyak tau dan sedikit sedikit nambah ilmu. mungkin logikanya memang benar, kalau mau jadi abdi negara, memang harus banyak tau tentang sejarah indonesia dan dunia. walaupun pada kenyataannya sama sekali gak ada hubungan dengan jabatan dan pekerjaan yang akan kita jalani. mmm.. tapi saya belum menyerah dan masih tetap semangat, jadi.. habis baca tulisan ini, jangan lupa doain biar saya segera nyangkut di satu instansi yang terbaik untuk saya yah ;)


*cheers!

tok..tok..tok..

Monday, November 8


kami mengetuk hati semua yang peduli, sekedar berbagi untuk meringankan hati para pengungsi :)

:(

Friday, November 5

saya tidak menghitung ada berapa banyak bencana yang terjadi di negara saya sepanjang tahun ini. yang saya ingat, hampir setiap minggu saluran berita televisi menayangkan rekaman dan video amatir tentang bencana. minggu ini saja berbagai berita tentang tsunami dan erupsi silih berganti. ratusan nyawa dipaksa menghadap penciptanya. ribuan jiwa tak tenang.. untuk tetap tawakal dan ikhlas, adalah salah satu usaha meringankan beban dalam diri. sebagai yang beragama, kita percaya semua ini terjadi atas kuasaNya. Indonesia, kami berduka.. kami semua berdoa.


deep sorrow.

SIM C tanpa C(alo)

Thursday, November 4

karna masa berlaku SIM C saya akan segera berakhir, jadi sebagai warga negara yang cantik baik dan patuh, hari ini tadi saya ke kantor polisi untuk mengurus surat ijin mengemudi biar tetep bisa halal kebut-kebutan di jalan sampe lima tahun kedepan :D saya sih punya SIM C tapi 5 tahun lalu bikinnya pake KTP Bandar Lampung. semua tau dong soal birokrasi di indonesia? pastinya akan lebih ribet kalo perpanjang SIM C pindah wilayah. daripada nantinya menguras emosi dan menganggu kestabilan ekonomi, akhirnya saya memutuskan untuk bikin SIM C baru.

dengan semangat pemuda 70an, saya berangkat pagi-pagi sekali niatnya biar gak terlalu ngantri. tapi ternyata perkiraan saya salah. jam 8.30 itu yang namanya loket pengambilan formulir udah ngantri panjaaaaaang banget. jadi pertama saya bikin surat keterangan sehat, ini sih syarat doang.. saya gak ditimbang, gak diukur tingginya. tau-tau perawatnya nyobek kertas sambil bilang "lima belas ribu". nyebelin kan? nah yang lucunya lagi, dari sini si perawatnya udah nawarin jasa pembuatan SIM tanpa ujian. wow.. saya takjub, ternyata calo bentuknya bisa macem-macem yah, hahaha..

perawat : mau bikin sim kolektif?
saya : eh? kolektif apaan mas? *cengar cengir
perawat : ituloh, gak usah pake ujian..
saya : oh.. nembak?
perawat : kolektif..
saya : iya nembak.. *sambil nahan ketawa

si mas perawat langsung pasang tampang jengkel, saya buru-buru permisi ninggalin ruang test kesehatan dengan wajah tanpa dosa :D, lanjut buat sidik jari. bayar 5.000,- trus ditawarin lagi sama bapak di meja sidik jari itu. kali ini saya menolak dengan sopan, tapi saya iseng nanya berapa harga bikin SIM tanpa ujian praktek, si bapak bilang "380ribu aja neng..". aihh.. gak kurang sadis tuh harganya?! makin bulatlah tekat saya untuk bikin sim tanpa calo. setelah diambil sidik jari, saya nunggu diruang tunggu yang udah crowded banget sama calo-calo. padahal di depan loket ruang tunggu ada poster gede dengan tulisan yang gak kalah nyolot "hindari mengurus SIM menggunakan calo!".

lama banget nunggu alur prosesnya, perlu kesabaran ekstra sampai akhirnya nama saya dipanggil untuk ikut ujian teori, saya masuk ruangan bersama 19 peserta test yang lain. duduk di bangku yang sudah terpasang alat untuk memilih jawaban lalu memulai ujian dengan tertib. ujian berlangsung 30 menit dengan 30 soal ujian. soalnya selain tentang rambu-rambu lalu lintas, ada juga tentang analisis lalu lintas yang saya yakin hanya sekedar teori dan gak bakal berhasil kalo dipraktekin langsung di jalan raya, apalagi di jakarta. yang bikin kaget, dari 20 orang yang ikut ujian, cuman ada 4 orang yang bisa lanjut ke tahap berikutnya. alhamdulillah saya lulus.

puas cengar cengir bahagia karna lulus ujian teori, sayapun ikut duduk manis ngantri ujian praktek, bareng mas-mas dan bapak-bapak yang rata-rata ada disitu karna mengulang ujian untuk yang ke 2 bahkan ke 4 kalinya. waduh.. saya jadi grogi banget. mana pak polisinya pake curhat dulu lagi. tapi saya gak suka.. abis kalimat-kalimatnya cenderung menyalahkan, jadi saya potong terus. gini kata si bapak polisi "semua masyarakat kabupaten itu susah sekali kalau dihimbau pake helm standar" trus saya nyeletuk "saya enggak pak.." si bapak lanjut "kalau ditilang maunya damai.. kalau sudah damai menggerutu" saya protes "saya enggak pak.." sampe akhirnya si bapak kesel dan berhenti curhat :D

satu persatu peserta ujian melakukan praktek ketangkasan berkendara. pertama melewati rintangan zigzag, lalu berputar membentuk angka 8, gak boleh nyenggol pembatas jalan apalagi menurunkan kaki ke tanah, kalo gagal dikasih kesempatan mengulang 3 kali. menurut saya praktek lapangannya aneh, wajar kalo banyak yang gagal. coba, mana pernah ditengah jalan kita iseng melakukan manuver membentuk angka 8!! kita kan bukan geng motor. bener kan? saya kebayang kalo gagal dan harus ngulang ujian praktek, balik lagi ke tempat yang jaraknya dari rumah saya subhanallah sekali ini. tapi alhamdulillah saya lulus ujian teori dan praktek tanpa harus mengulang. makasih ya allah... makasih juga buat temen-temen yang rela saya ganggu di ym dan bbm selama saya nunggu proses pembuatan sim :D sebagai warga negara yang baik saya bangga karna telah mengurangi praktek percaloan dan sebagai pengangguran saya terharu karna hanya mengeluarkan 105.000,- saja untuk sebuah surat ijin mengemudi sampai 5 tahun kedepan :)


*cheers!

flashmob

Monday, November 1

ceritanya tadi pagi pas nonton tv, saya disuguhi iklan mizone. dari dulu saya suka banget sama iklan produk ini.. semuanya menyebarkan isme gembira dan semangat. dan kali ini iklannya menampilkan flashmob ratusan orang, menari bersama dalam durasi yang cukup lama.. great! saya langsung browsing videonya, ternyata memang keren dan seru banget. kebayang ratusan orang menari dengan spontan di ruang publik trus tiba-tiba bubar gitu aja tanpa aba-aba.

saya mungkin banyak ketinggalan informasi tentang flashmob, tapi ada beberapa artikel yang bisa teman-teman baca tentang apa itu flashmob. di indonesia flashmob sudah beberapa kali dilakukan, bahkan ada komunitasnya. sebenarnya flashmob itu gak cuman menari, kalo diluar negri bisa macem-macem aksinya. bahkan yang konyol dan gak masuk akal sekalipun. tapi setelah saya browsing video-video flash mob paling seru dan menghibur ya aksi menari bareng. dan menurut saya si om Bill Wasik selaku pencetus flashmob ini keren banget.

memang terlihat sangat uzur kalau diumur yang nyaris genap 24 tahun saya malah kepikiran pengen bisa menari. tapi gak jadi hal yang mustahil kalo flashmob mizone ada di bandung. saya harus ikut!



*cheers!
nb : buat yang penasaran sama aksi flasmob mizone di jakarta, lihat videonya disini atau bisa langsung buka utube dengan keyword "flashmob"
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS