terimakasih selasa

12:38:00 am

00:29

tidak ada yang istimewa di selasa yang baru saja berlalu. saya menemui selasa pagi seperti biasa, dengan sinar matahari terlihat malas karna tertutup awan abu abu. menyantap sarapan seperti biasa, diiringi channel kartun favorit di salah satu tv swasta. menghabiskan beberapa menit waktu saya untuk menyapa bruno dan habib juga sepetak kebun yang ada di seberang rumah. menjalani ritual siang yang biasa.. menyapa dia, mereka dan beliau yang jauh disana, melihat tayangan berita untuk sekedar update wacana. lalu sorenya seperti biasa.. memulai aktifitas, mengatur rute untuk pergi menepati janji, di awal malam malah harus tersenyum dingin dibasahi sang hujan.

sudah larut malam ketika saya malah berlama lama mengudara di dunia maya bersama si sahabat yang kemarin dulu sempat ikut cari pahala jadi relawan bencana, mendengar babak baru cerita dari sahabat yang satunya lagi.. berusaha membuat satu sahabat tetap tersenyum dan ikhlas menerima apapun yang digariskanNya, berteriak bahagia sekaligus bangga karna sahabat yang lainnya lagi berhasil jadi abdi negara, lalu meneruskan beritanya ke sahabat saya yang juga sahabatnya. ahh.. ya ampun! alangkah banyak sahabat yang saya punya. yang sebenarnya selalu membuat hari yang saya lalui jadi genap, bulat sempurna dan luar biasa.

ketika selasa nyaris habis.. saya malah merasa dia begitu istimewa. mungkin saya tidak akan pernah menyadari betapa beruntungnya saya, tanpa hari selasa :)














*cheers!

You Might Also Like

2 comments

  1. pertamanya...

    gw mau komen bagus...
    soal sahabat, emang tanpa kita sadari, sahabat adalah pengisi hari2 kita. terutama yang jauh dari orang tua. hidup kita begitu penuh warna oleh kehadiran mereka....
    heh... kadang saya sangat merindukan mereka, krn dengan aku bekerja dan berkeluarga, otomatis, waktu untuk sahabat2 lamapun berkurang....

    ReplyDelete
  2. ah mas agus nih kalo ngasi komen bagus suka malu malu.. :p

    iya mas.. karna mungkin sudah terlalu terbiasa setiap hari diisi sama mereka.. jadi kadang aku gak sadar bahwa sebenernya yang bikin komplit itu ya mereka.. walaupun pada jauh, tapi ikatan batinnya kerasa banget.. ;)

    ReplyDelete