jogja rumah ketiga

Monday, July 19

saya berhutang cerita tentang perjalanan yogyakarta. mentang-mentang sudah sering berkunjung, saya jadi males-malesan menulis tentang jogja.. begitu kata dudung sang sahabat. karna dibandingkan kota-kota lainnya saya memang terbilang sering berkunjung ke jogja, sudah seperti rumah ketiga dan kebetulan jogja adalah kota penutup perjalanan saya bulan juni lalu, tempat transit sebelum kembali ke bandung seusai dari kawah ijen, banyuwangi. ceritanya dari kawah ijen kami pulang lewat kota banyuwangi menuju jember, perjalanan hampir memakan waktu 3 jam dengan berkendara motor. yang perlu di garis bawahi adalah : kami sama sekali belum beristirahat dan tidak bisa istirahat karna harus sesegera mungkin melanjutkan perjalanan menuju jogja. sekitar pukul 5 sore kami sampai di rumah bang darwin, packing, mandi dan berangkat menuju terminal tawang alun jember.

pilihan alat transportasi memang cuman dua, bus atau kereta ekonomi. bukannya kami gak konsisten dengan gelar backpacker, tapi rasanya kondisi badan sudah ada di level amat kritis. mana tega kami mengobankan diri untuk berdesak-desakan di kereta ekonomi. delapan puluh tujuh ribu untuk bus patas ekonomi menuju jogja, sepertinya memang jauh lebih manusiawi. bisa ditebak, begitu dapat tempat duduk di bus dan memastikan tas kami aman dari incaran siapapun tanpa basa basi kami tertidur pulas las las. posisi tidur duduk tegak dengan dengkul mentok ke kursi depan (resiko orang tinggi) bukan penghalang, pokoknya beberapa kota di timur pulau jawa kami lewati tanpa kesadaran. saya hanya terbangun sebentar karna merasakan bus berhenti terlalu lama ntah kenapa. lalu dengan ikhlas saya menutup mata lagi.

bus terlambat 4 jam, rupanya tadi malam terjadi sistem buka tutup di salah satu wilayah yang dilalui. jadilah kami sampai jogja pukul 11 siang. begitu sampai kontrakan dudung saya langsung cari lahan paling luas dan nyaman untuk rebahan. gak berlangsung lama, karna saya masih punya kewajiban beli tiket kereta untuk pulang ke bandung malam harinya sekalian cari pesenan oleh-oleh. akhirnya dengan rela saya menerobos panasnya jogja tengah hari demi bisa pulang ke bandung. sehabis dari pesan tiket di stasiun saya muter-muter pasar bringhardjo dan toko mirota, lalu diakhiri di warung kopi blandongan.

jangan membayangkan warung kopi blandongan seperti kebanyakan 'warung' kopi di kota-kota besar yang sebenarnya lebih cocok di sebut restoran. blandongan benar-benar warung kopi sederhana. bangunannya saja tak lebih dari susunan bambu-bambu dengan bangku kayu seadanya. lantainya tak berkeramik, hanya semen kasar bahkan beberapa bagian masih beralas tanah liat. camilan pendamping kopinya juga tradisional sekali. jajanan pasar seperti putu ayu, pisang goreng, combro, arem-arem dan sebangsanya.. disajikan dengan piring seng bermotif bunga khas tempo dulu. alunan lagunya, khas jalur pantura. dangdut remix atau band-band melayu.. tapi mungkin hal itulah yang membuat blandongan terkenal di kalangan mahasiswa sampai seniman yogyakarta. sangat indonesia.

kami melanjutkan kunjungan ke benteng di pusat kota jogja, katanya ada pameran seni di pelataran benteng itu. pameran rutin setahun sekali, isinya karya-karya seni hasil imaginasi seniman musik, seniman lukis, seniman batik, seniman patung, seniman seniman dan seniman lainnya ramai sekali. sebagai seorang yang kuliah di fakultas teknik yang penuh dengan angka dan ilmu logika, karya seni merupakan hal yang luar biasa buat saya. tidak ada rumusan atau hitungan pasti dalam membuat karya seni. menakjubkan. jogja memang kota seni yang gak ada matinya. makanya meski sering berkunjung kesini saya tidak pernah bosan menikmati suasana kota yogyakarta.

dan akhirnya, yogyakarta adalah kota penutup perjalanan panjang saya bulan lalu. bersama dua partner terbaik, saya mendapatkan banyak hal luar biasa. sekali lagi saya katakan akan selalu ada pelajaran dalam setiap perjalanan yang kita lakukan.. jadi berjalananlah! nikmati kotamu, indonesiamu.










*cheers!
Sent from my BlackBerry® smartphone

No comments:

Post a Comment

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS