kardus vs. orang jawa

Thursday, August 6

ini adalah obrolan tiga anak manusia yang kehilangan arah. saya yang cantik, mas ery dan kak romdhi. waktu itu malam hari, ceritanya saya sedang mengungsi di salah satu UKM di universitas jember sebab keberangkatan kereta jember-surabaya yang masih cukup lama. kita ngobrol sana sini sampe akhirnya jadi nemu teori.

waktu kemarin berangkat ke surabaya. saya yang udah TOTAL bergaya ala backpacker dengan kemeja, celana bermuda, kets dan ransel harus GAGAL TOTAL karna musti bawa kardus titipan oleh-oleh untuk eyang di surabaya. timingnya gak pas banget deh, hhhh...! mana ada backpacker bawa-bawa kardus. si mas ery yang biasanya baik banget sama saia mendadak jadi menyebalkan karena mengeluarkan teori hubungan antara KARDUS dan ORANG JAWA. habis lah saya dibantai dengan sangat rasis. padahal dia juga jawa. cuman beda barat dan timur aja. trus kak romdhi juga orang jawa.. tapi ntah kenapa dya gak ada niat untuk ngebelain saya yang lagi dibantai telak sama mas ery. gak suku-isme banget tu orang, dya cuman cengar-cengir sambil bingung mau ngomentarin apa.

tapi setelah dipikir-pikir emang ada benernya sih. coba deh. menurut pengamatan saya selama di kereta. rata-rata penumpang yang bawa kardus tu berlogat jawa kental. orang jawa yang merantau dan hendak mudik ke tanah kelahirannya dan membawakan oleh-oleh untuk sanak familinya. pasti oleh-olehnya itu dikemas dengan menggunakan kardus yang direkatkan dengan isolasi berwarna coklat, ditulisi nama pemilik diatasnya dan diikat dengan tali rafia agar mudah membawanya. ya ampun. saya banget deh.

tapi untungnya saya cukup pintar. tidak mau jadi bulan-bulanan teori kardus untuk yang kedua kalinya. saya sudah menyiapkan tas canvas besar untuk membawa oleh-oleh dan titipan *yang pasti ada* dari surabaya. yaaah.. walaupun tetap saja tas canvas itu membunuh karakter saya sebagai backpacker. tapi masih lebih baik ketimbang harus membawa kardus dengan segala ornamen khasnya. paling tidak saya bisa mematahkan teori, bahwa gak semua orang jawa kalo mudik bawa kardus.



*cheers!

1 comment:

  1. pertamax ...

    jimmon rasa .. orang jawa benar-benar mempunyai jiwa perlindungan alam, kardus selain murah, juga berbahan sampah yang di daur ulang, jadi menjadi alat yang menghemat penebangan hutan, penebangan liar, dan juga pembuangan sampai nonorganik di laut. (tuh .. jimmon dukung ajeng..cheer dunk ..)

    ReplyDelete

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS