a day close with pedestrian
judul blog ini diambil dari subject email di inbox saya. email dari si tukang potret jagoan yang mengirimkan email dengan attachment potret kota bandung hari minggu kemarin, dimana saya menghabiskan pagi di jalanan kota bandung yang kala itu sudah mulai ramai dengan pengunjung, pencopet, pembeli dan pedagang pasar kaget yang menggelar barang dagangannya diatas aspal jalanan yang masih basah sisa hujan sabtu malam.
saya senang berjalan kaki. apalagi ketika pagi atau malam hari dan hujan rintik-rintik ,sambil mendengarkan lagu dari pemutar musik, lalu seketika itu juga saya akan menjadi manusia yang disebut autis. hahaha.. sebenarnya saya suka berjalan kaki karna tuntutan tubuh yang butuh berolahraga. saya benci berlari karna tidak ada hal yang bisa saya nikmati ketika berlari, mau lari pagi, atau lari sore buat saya sama-sama menyebalkan :p
kali ini saya berjalan kaki keliling bandung, rutenya dimulai dari taman cilaki. pandangan saya terus berputar memperhatikan setiap sudut kota dan penghuninya. pedagang cuankie, pengemis jalanan, anak-anak kecil menangkap ikan cenang di genangan kolam yang warna airnya sudah berubah menjadi hijau, kumpulan pemuda bermain bola, dan saya sendiri yang asik menyantap satu porsi cakue, memakannya sambil terus berjalan melewati gang-gang sempit yang seperti labirin. ada seorang pengemis tua yang mencuci satu pakaiannya di sungai kecil yang jelas-jelas airnya berwarna abu-abu bekas pembuangan dari berbagai sudut kota, hhh.. miris. tapi ada juga yang membuat saya tertawa geli, saya menemukan tulisan "sexy nurse party" di pintu masuk salah satu pub di kawasan braga. ow, control your imagination dude! hahahahaha..
banyak hal yang saya temukan ketika saya berjalan kaki, banyak pelajaran yang saya ambil dari memperhatikan kehidupan orang lain. manusia dan kehidupannya punya keunikan masing-masing, saya, dia, kamu, mereka, semua punya ukuran masing-masing untuk kata bahagia. tuhan itu adil, jangan pernah meragukan itu. Satu lagi, tidak ada kota yang tidak menarik, bandung yang ketika weekend sangat padat sekalipun, tetap manis dan tenang ketika pagi tiba :)
jadi tips dari saya : berjalanlah! nikmati kotamu.
*on a gloomy afternoon, ajeng.
saya senang berjalan kaki. apalagi ketika pagi atau malam hari dan hujan rintik-rintik ,sambil mendengarkan lagu dari pemutar musik, lalu seketika itu juga saya akan menjadi manusia yang disebut autis. hahaha.. sebenarnya saya suka berjalan kaki karna tuntutan tubuh yang butuh berolahraga. saya benci berlari karna tidak ada hal yang bisa saya nikmati ketika berlari, mau lari pagi, atau lari sore buat saya sama-sama menyebalkan :p
kali ini saya berjalan kaki keliling bandung, rutenya dimulai dari taman cilaki. pandangan saya terus berputar memperhatikan setiap sudut kota dan penghuninya. pedagang cuankie, pengemis jalanan, anak-anak kecil menangkap ikan cenang di genangan kolam yang warna airnya sudah berubah menjadi hijau, kumpulan pemuda bermain bola, dan saya sendiri yang asik menyantap satu porsi cakue, memakannya sambil terus berjalan melewati gang-gang sempit yang seperti labirin. ada seorang pengemis tua yang mencuci satu pakaiannya di sungai kecil yang jelas-jelas airnya berwarna abu-abu bekas pembuangan dari berbagai sudut kota, hhh.. miris. tapi ada juga yang membuat saya tertawa geli, saya menemukan tulisan "sexy nurse party" di pintu masuk salah satu pub di kawasan braga. ow, control your imagination dude! hahahahaha..
banyak hal yang saya temukan ketika saya berjalan kaki, banyak pelajaran yang saya ambil dari memperhatikan kehidupan orang lain. manusia dan kehidupannya punya keunikan masing-masing, saya, dia, kamu, mereka, semua punya ukuran masing-masing untuk kata bahagia. tuhan itu adil, jangan pernah meragukan itu. Satu lagi, tidak ada kota yang tidak menarik, bandung yang ketika weekend sangat padat sekalipun, tetap manis dan tenang ketika pagi tiba :)
jadi tips dari saya : berjalanlah! nikmati kotamu.
*on a gloomy afternoon, ajeng.




