Sunday, July 20

mainan sederhana

tempo hari sepulang dari kantor, saya melihat seorang bapak tua tanpa alas kaki mendorong gerobak lusuh. saya yang kala itu mengendarai motor sempat tidak percaya pada penglihatan sendiri, sehingga harus memastikan kembali dengan melihat melalui spion. pasalnya saat itu saya ada di pusat kota bandung, biasanya sekalipun tunawisma, masih ada sepasang sandal yang digunakan untuk mengalasi kaki, tapi kali ini kedua kakinya benar tidak beralas sama sekali. setelah yakin dengan apa yang saya lihat, saya memutuskan untuk memutar kembali. kali ini untuk memastikan apa isi gerobak yang didorong oleh si bapak tua. kalau memang ada yang bisa saya tukar dengan beberapa lembar uang, saya akan menukarnya.

ternyata bapak yang saya tebak usianya sudah lebih dari penjumlahan emas dan perak itu menjual mainan anak. memang ada tiga balon gas yang terikat pada gerobak tuanya.. lalu ada beberapa topeng superhero dan tak lebih dari sepuluh jenis mainan produksi negara china lainnya yang sudah kusam tertutup debu. singkat cerita, saya membeli satu set mainan pancing ikan, dengan tali pancing yang sudah kusut. tak apalah pikir saya, toh masih bisa saya perbaiki sendiri dirumah. yang penting si bapak tua bahagia karena setidaknya debu pada gerobaknya berkurang sedikit. saya beri pak tua satu lembar uang pecahan besar, kelebihan kembaliannya saya sarankan untuk beliau membeli sendal saja.

lalu seperti biasa, setelah itu sepanjang jalan pulang saya terbawa suasana.. mata mulai panas, berkaca-kaca. hati ini juga tak mau kalah ikut-ikut merasa ngilu, meskipun keseharian penampilan jauh dari kategori feminim sesungguhnya saya terlahir dengan pembawaan sifat super melankolis. sampai akhirnya saya memutuskan akan lebih sering pulang melalui rute itu, berharap bisa melihat pak tua dan gerobaknya lagi. sekedar memastikan bahwa beliau dalam keadaan baik, dan jika balon gas yang dijualnya sudah bukan spongebob, hellokitty dan dora, saya berjanji akan membelinya untuk pagi.

beberapa hari berlalu saat malam ini sepulang dari rumah apa dan mamah, saya berniat membeli teman nasi untuk sahur. sambil mengendarai motor disekitar jalan cikutra-pahlawan saya melihat penjual mainan tradisional yang sudah lama saya cari. entah apa namanya, yang jelas mainan ini dibuat dari batang bambu, plastik dan busa warna warni yang dimainkan dengan cara didorong-dorong, lalu akan menghasilkan bunyi berisik "klak klak klak klak". saya langsung membayangkan pagi akan dengan gembira mendorong mainan ini kesana kemari berkeliling rumah.

oh, sekedar informasi harga mainan ini hanya lima ribu rupiah, bahkan jika tanpa variasi helikopter, bisa ditukar dengan selembar uang dua ribu rupiah saja. saya sampai harus mengulang pertanyaan "berapa?" berharap mendapatkan jawaban yang lebih masuk akal, setidaknya menurut saya. tapi ternyata si harga tidak berubah, tetap dua ribu rupiah. maka saya menukar si mainan bambu dengan selembar uang yang biasanya saya gunakan untuk membayar satu paket makan siang di foodcourt langganan. kemudian si bapak mengucap terimakasih dan saya menyimpan perasaan lega. sejujurnya saya tidak sanggup membayangkan berapa keuntungan yang diperoleh bapak penjual mainan ini. belum lagi lelah yang dihasilkan dari memikul puluhan mainan berkeliling kota sambil berjalan kaki, dibantu tongkat.

lalu saya teringat salah satu keinginan saya membelikan mainan yang seolah wajib dimiliki oleh keluarga muda modern dengan harga yang sama sekali tidak murah, lego. entah apa alasan saya kemarin sangat ingin membeli satu boks lego untuk pagi, mungkin gengsi, mungkin memang benar edukasi, yang jelas sekarang keinginan itu sudah tidak menggebu-gebu lagi. karena dari dua bapak tua saya belajar tentang esensi bermain yang sebenar-benarnya yaitu menciptakan bahagia, dan hal itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan nominal harga. ahh, semoga suatu hari nanti pagi tau alasan saya membelikan mainan seperti yang sekarang dia punya. alasan sederhana; untuk berbagi bahagia.


Monday, July 7

fase yang terlalu sebentar

usia pagi sekarang adalah usia aktif mengenal, belajar dan bermain. dia selalu ingin tau, sudah bisa merayu, sudah punya keinginan, sudah bisa memaksakan kehendaknya, sudah bisa mengeluarkan jurus maut agar kita "terpaksa" memenuhi apa yang dia inginkan. saya sendiri masih sering takjub dengan perkembangannya, betapa fase bayi-mungil-tak-berdaya-enam-bulan-pertama itu cepat sekali berlalu. sering saya dibuat tertawa bahagia melihat tingkah lucunya, tidak jarang pula saya harus mengambil nafas dalam untuk mengulur tali kesabaran ketika pagi dengan polosnya melakukan apa yang berkali-kali sudah saya beri tau untuk tidak dilakukan.

saya mensyukuri peran yang Allah percayakan kepada saya. saya menikmati hari-hari yang saya habiskan untuk membersihkan remah-remah roti dan potongan jelly berjatuhan mengundang kawanan semut. saya menikmati hari-hari dimana baju yang saya kenakan hampir tidak pernah luput dari tumpahan yogurt atau benda cair lainnya. saya menikmati hari-hari dimana selalu ada makhluk mungil dengan senyum gembira, berlari limbung lalu berhenti didepan pintu menyambut saya sepulang bekerja. saya sangat menikmati karena saya yakin fase ini takkan lama. saya yakin pada lima, delapan bahkan dua puluh tahun yang akan datang saya akan selalu mengulang kalimat "how time flies", kemudian berkaca-kaca karena merindukan pagi kecil ada difase ini.


Friday, July 4

menyapa-pagi

ini project hobi. saya masih sama, tetap tidak bisa di-instruksi.. ketika orang bilang "ajeng bikin ini dong.." ide dikepala saya seperti otomatis mati. maka semua yang ada disini murni dari hati. saya masih bermimpi suatu hari bisa benar-benar menjalani ini sebagai profesi. tapi entah kapan. semoga secepatnya. 

jadi silahkan mampir dan jangan lupa mendoakan semoga suatu hari saya bisa punya studio jahit sendiri. amiiin.

Thursday, June 19

gauri atau binar(ing) atau pagi

sejak awal kehamilan tidak seperti kebanyakan pasangan, saya dan masery tidak memanggil calon anggota baru keluarga kecil kami dengan rumus baby+xx(inisial nama depan/nama panggilan). alasan kami sederhana.. waktu itu kami sama sekali belum sepakat tentang satupun nama. jadi tentu saja belum ada inisial huruf untuk disandingkan bersama kata depan baby. tapi menceritakan banyak hal tentang si mungil yang sedang berenang senang didalam perut saya tanpa nama panggilan, tentu akan membuat kikuk. maka sejak itu saya dan masery sepakat memanggilnya pagi. alasannya (lagi-lagi) sederhana, karena kami sama-sama menyukai suasana pagi hari. 

sampai ketika pagi lahir, kami berdua masih disibukkan dengan urusan nama yang tak kunjung selesai. sudah mencari dan mengumpulkan banyak pilihan nama sejak jauh hari tidak membuat mudah keputusan bersejarah dan sekali seumur hidup yang satu ini. namun seperti ada kesepakatan tidak tertulis yang sama-sama kami amini yaitu kami tidak akan menghilangkan nama pagi dalam rangkaian nama yang sebenarnya nanti. tidak sedikit yang menganggap kami nyeleneh karena ingin tetap menggunakan nama pagi, satu kata yang sama sekali tidak umum untuk disematkan dalam satu rangkaian nama. tapi untuk hal yang satu ini, kami berdua sama-sama keras kepala. 

setelah melalui beberapa hari proses bongkar pasang nama, dua hari sebelum aqiqah saya dan masery memutuskan memberi nama Gauri Binaring Pagi pada bayi mungil yang selama sembilan bulan berbagi kehidupan bersama saya. gauri berasal dari bahasa sansekerta yang artinya tentram/tenang, binar adalah sinar dan ing berarti (-nya) atau kepunyaan dalam bahasa jawa, pagi adalah pagi, satu waktu yang selalu kami kagumi. jadi secara keseluruhan arti gauri binaring pagi adalah pagi yang sinarnya terang dan menenangkan. karena nama adalah doa, maka itulah doa kami untuk pagi. supaya kelak dia bersinar seperti saat pagi hari dengan sinar yang menenangkan dan tidak menyilaukan.  

soal panggilan, seluruh keluarga dan sebagian teman lebih nyaman memanggil binar. sebagai nama pemberian ibu, nama binar memang lebih sounds familiar dibanding dua nama depan dan belakangnya. beberapa teman yang lain memilih memanggil gauri. karena berdasarkan artinya mereka bilang ingin benar-benar tulus mendoakan agar dia menjadi pribadi yang tenang seperti ibuknya bapaknya. sementara saya dan masery tidak berubah, kami tetap memanggilnya pagi. buat kami pagi mempunyai filosofi dan makna yang sangat dalam. pagi adalah mula, pagi adalah waktu dimana banyak orang terbangun dan mulai menjalani hari untuk mewujudkan mimpi. pagi adalah doa dan harapan. maka kami lebih senang memanggilnya pagi. 

walaupun banyak pendapat yang menyarankan untuk memanggil anak dengan hanya menggunakan satu panggilan saja. tapi buat saya ragam panggilan nama ini bukan suatu masalah besar, toh gauri binaring pagi memang namanya, jadi sah saja orang mau memanggilnya dengan nama yang mana, karena insyaallah tetap ada rangkaian doa baik pada masing-masing katanya. amiiin.


Monday, June 16

biru yang haru

bisa dibilang saya adalah orang yang tidak pernah fanatik terhadap sesuatu. saya tidak pernah suka berlebihan terhadap apapun dan siapapun. seperti dalam hal musik, saya punya selera musik yang tidak konsisten, semua tergantung suasana hati. saya bisa suka edie vedder dan justin timberlake dalam waktu yang bersamaan. meskipun keduanya punya aliran musik yang berbeda. saya tidak pernah peduli siapa membawakan aliran musik apa, buat saya asal enak didengar dan disenandungkan maka saya suka. simpel. makanya saya tidak pernah punya penyanyi idola yang bisa bikin saya histeris kalau lihat perform-nya atau meratap kalau tidak bisa lihat konsernya secara live

sekarang ini saya sedang senang sekali mendengar beyonce, tapi ya itu tadi saya suka beyonce knowles sama seperti saya suka christina aguilera, norah jones, andien aisyah, monita tahalea dan penyanyi solo berbakat lainnya, tidak berlebihan. saya suka beyonce dengan lagu-lagunya yang easy listening. walaupun memang mesti diakui kalau saya baru benar-benar senang mendengar beyonce mulai awal tahun kemarin. selama ini hanya sekilas-sekilas saja mendengarnya, waktu itu secara tidak sengaja melihat video klip halo lalu semacam "eh kok keren sih.." padahal itu lagu udah dari kapan taun ya hahahahahaha beneran udah lama banget. tapi memang dari situ baru mulai suka sama beyonce. trus makin diulang-ulang lagunya, saya makin suka, berkarakter.

nah hari ini tadi, iya hari ini. saya baru tau kalo beyonce punya lagu judulnya blue. di video klip lagu itu meskipun sepotong-potong dan banyak blurnya, ada adegan beyonce gendong anaknya blue ivy sambil berinteraksi. sebagai orang yang selalu terkagum-kagum dengan hubungan antara ibu dan anak, tentu saja saya langsung drama, berkaca-kaca inget pagi dirumah. bener deh, lihat adegan ibu peluk anak pun sebaliknya itu bisa bikin hati hangat. ditambah liriknya yang sederhana tapi romantis, sangat mewakili perasaan ibu-ibu murah air mata kayak saya gini hahahahahaha. buat semua ibu-ibu yang punya anak.. pasti suka deh.. ininih, saya kasih video klipnya.



"each day i feel so blessed to be looking at you
cause when you open your eyes, i feel alive..
"

Friday, June 13

kabar pagi (dan sedikit curhat ibuknya)

sudah lama gak cerita tentang tumbuh kembang pagi kecil. sekarang usianya sudah satu tahun empat bulan dan saya masih belum bosen takjub. saya masih merasa tiap hari adalah keajaiban. karena setiap hari ada aja kebisaan barunya, ada saja kepintarannya yang bikin hati ini membuncah saking bangganya. tapi sedihnya sekarang saya jadi jarang banget punya foto pagi, sudah dua bulan ini si handphone rusak, jadi ya hampir dua bulan ini juga saya tidak punya banyak dokumentasi yang berkaitan dengan pagi. sempat kepikiran untuk beli lagi sih, tapi dananya belum adem karena baru saja terkuras untuk benerin rumah yang sekarang kami tempati. manalagipun dengan tidak tau dirinya saya naksir xperia z1 compact lime! tanpa kompromi, alias gak mau yang lain selain yang itu. mengingat harganya yang sama sekali tidak murah maka entah kapan ini akan terwujudnya *lirik tunjangan kinerja yang gak turun-turun* hahahahahaa..

kembali ke cerita pagi yang sekarang sudah resmi bisa berjalan. sebelum jalan beneran sempat sudah berdiri dan berpindah tempat sedikit-sedikit tapi gong-nya banget di lima belas bulan lima hari kemarin. begitu bisa jalan begitu lancar jaya, langsung bisa belok, puter balik tanpa jatuh, ngerem tanpa nabrak dan aksi ekstrim pemicu adrenalin ibuk lain sebagainya. makin lucu, makin mengemaskan sekaligus makin bikin deg-degan. tau-tau hilang sudah ada dapur bongkarin lemari tempat nyimpen bumbu atau sudah sampai didepan garasi nyamperin kucing atau dalam usaha menaiki anak tangga yang ke-enam. hhh.. pokoknya setiap hari adalah senam jantung. tapi bersyukur banget, anaknya sehat.. alhamdulillah perkembangannya juga sesuai dengan anak-anak seusianya.

belum bisa ngomong jelas, masih suka sesuka hati menyebut berbagai benda yang dia maksud. kalau lagi inget ya bener kalau lagi gak konsen ya ngarang abis sebutannya hahahahaha. saya kebetulan gak pernah terlalu khawatir soal perkembangan anak, santai dan nikmati saja proses belajarnya. nanti juga bakal ketemu sama waktu "bisa"-nya. oh iya, rencananya dulu pas enam belas bulan mau mulai saya kenalkan toilet training, tapi apadaya renovasi rumah kecil-kecilan ini membuat jadwal terpaksa mundur. rumah masih berantakan banget, dari empat kamar yang ada, baru satu kamar yang fix bersih, beres dan bisa ditempati. itupun masih kurang kondusif karena para gordyn penutup jendela masih nyangkut di tukang laundry.. jadi sementara ini semua jendela rumah yang menghadap ke jalan masih ditutup sama seprei. iya seprei :p

well.. alhamdulillah udah ketemu jumat lagi, besok dua hari beres-beresnya bisa maksimal, dan semoga habis itu istirahatnya juga bisa maksimal. siap-siap say goodbye sama sprei yang selama dua minggu ini menghiasi jendela kamar dan ruang tamu. bener deh, sebel sendiri liatnya hahahahaha. rencana selanjutnya sebelum puasa (dan tentunya) setelah urusan beres-beres rumah ini selesai, kita sih pengen camping *bap, masih inget janjinya kan bap?* hihihihi. memang setelah dikebut sama lembur tidak terperi akhir bulan lalu, dilanjutkan dengan proyek renovasi rumah yang melelahkan membuat liburan jadi satu hal yang perlu banget direalisasikan dalam waktu dekat ini. rasanya sudah lama sekali tidak ber-quality time sambil menguji kemampuan manajemen liburan hore murah meriah a la keluarga kecil kami. minggu depan cocok deh kayaknya bap? :D

 
 

Template by BloggerCandy.com